Bupati Malang Disorot Publik, Lantik Ahmad Dzulfikar Nurrahman Jadi Kadis Lingkungan Hidup – Suara Investigasi

 

Bupati Malang Disorot Publik, Lantik Ahmad Dzulfikar Nurrahman Jadi Kadis Lingkungan Hidup

Monday, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Malang – Suara Investigasi.id Keputusan Bupati Malang kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Pasalnya, orang nomor satu di Kabupaten Malang itu melantik anak kandungnya sendiri sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH), memicu polemik terkait etika dan transparansi dalam pemerintahan.

Pelantikan yang berlangsung beberapa waktu lalu langsung menuai reaksi beragam dari publik. Sebagian pihak menilai keputusan tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan mencederai prinsip meritokrasi dalam birokrasi.

Di sisi lain, ada pula yang beranggapan bahwa selama proses pengangkatan sesuai aturan dan yang bersangkutan memiliki kompetensi, maka hal itu sah secara administratif.

Isu ini semakin ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet mempertanyakan apakah proses seleksi jabatan dilakukan secara terbuka dan profesional, atau justru sarat dengan unsur kedekatan keluarga.

Transparansi pun menjadi tuntutan utama agar kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah tetap terjaga.

Pengamat kebijakan publik menyebut, kasus seperti ini seharusnya menjadi perhatian serius. Menurut mereka, pejabat publik dituntut tidak hanya taat aturan, tetapi juga menjaga etika agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

“Dalam pemerintahan, persepsi publik sama pentingnya dengan legalitas,” ujar seorang analis.
Hingga kini, pihak pemerintah daerah belum memberikan penjelasan rinci terkait mekanisme pengangkatan tersebut.

Sementara itu, sejumlah elemen masyarakat sipil mendorong adanya klarifikasi terbuka guna meredam polemik yang terus berkembang.

  • Kasus ini menjadi pengingat bahwa praktik tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Ke depan, diharapkan setiap kebijakan strategis, termasuk pengangkatan pejabat, dapat dilakukan secara akuntabel dan bebas dari potensi konflik kepentingan.(Tim)

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Kematian Seorang Pria Berusia 57 Tahun Meninggal Dunia setelah Duel di Parkiran Minimarket Kembangan.

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 02:08

Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08