Jakarta – Kerusakan turap di sepanjang Kali Banglio yang melintasi wilayah Kelurahan Kalibaru dan Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, menjadi perhatian warga.
Sejumlah titik turap dilaporkan mengalami keretakan, pengikisan, hingga penurunan struktur akibat faktor usia, sehingga dikhawatirkan dapat memicu longsor di bantaran kali apabila tidak segera diperbaiki.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi turap di beberapa lokasi terlihat memprihatinkan.
Selain berfungsi sebagai penahan tanah, turap memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan bantaran sungai sekaligus mencegah abrasi dan kerusakan lingkungan di sekitar aliran kali.
Warga menyebut kerusakan tidak hanya terjadi pada satu titik, melainkan tersebar di beberapa bagian sepanjang Kali Banglio.
Mereka berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara dapat segera mengambil langkah penanganan, terlebih menjelang musim hujan yang berpotensi memperparah kondisi tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, Kepala Seksi Drainase dan Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Utara, Rizki, memastikan pihaknya akan segera melakukan survei teknis untuk mengetahui tingkat kerusakan secara menyeluruh.
“Siap, Bang. Kondisi tersebut akan segera kami cek di lapangan. Selanjutnya akan dilakukan rencana penanganan sesuai hasil identifikasi teknis survei nanti. Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya,” ujar Rizki saat dikonfirmasi.
Menurutnya, survei lapangan merupakan tahapan penting untuk menentukan metode penanganan yang paling tepat.
Hasil identifikasi akan menjadi dasar penyusunan rencana perbaikan sesuai tingkat kerusakan di setiap titik turap.
Warga berharap proses survei dapat segera ditindaklanjuti dengan pekerjaan rehabilitasi sehingga fungsi turap sebagai penahan bantaran kali dapat kembali optimal.
Perbaikan juga dinilai penting untuk mengurangi risiko longsor, menjaga kelancaran aliran air, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Kali Banglio.
Dengan adanya respons cepat dari Sudin SDA Jakarta Utara, masyarakat berharap penanganan kerusakan turap dapat segera direalisasikan agar potensi kerusakan yang lebih besar dan dampak terhadap lingkungan maupun permukiman warga dapat dicegah sejak dini.(Kipray)






