Jakarta — Suara Investigasi.id. Suasana sebuah kegiatan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat menjadi sorotan setelah terjadi momen yang membuat acara terlihat tidak sepenuhnya terkendali.
Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo Subianto disebut memanggil sejumlah mitra penyedia MBG untuk naik ke atas panggung guna memberikan arahan langsung terkait standar menu makanan yang disalurkan.
Dalam momen yang berlangsung cukup dinamis itu, suasana dilaporkan sempat riuh ketika Presiden menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan konsistensi menu dalam program tersebut.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah penekanan agar tidak lagi ada penyajian “telur dadar” dalam paket MBG, yang dinilai perlu diganti dengan menu yang lebih sesuai standar gizi yang telah ditetapkan.
Arahan tersebut disampaikan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan, terutama untuk memastikan distribusi makanan benar-benar memenuhi aspek gizi, higienitas, dan kualitas penyajian.
Sejumlah mitra penyedia yang hadir tampak mengikuti arahan tersebut dengan serius, sementara suasana acara kembali kondusif setelah penjelasan lanjutan diberikan oleh pihak penyelenggara.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, melalui penyediaan makanan sehat dan seimbang setiap hari.
Hingga kini, pemerintah masih terus melakukan evaluasi berkala terhadap menu dan mekanisme distribusi agar program tersebut berjalan optimal di seluruh daerah (Red)






