Tangerang – Suara Investigasi.id. Praktik pencurian barang ekspor di kawasan Kargo Bandara Soekarno-Hatta akhirnya terbongkar.
Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta menangkap tiga orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian ribuan tas bermerek internasional milik perusahaan ekspor dengan total kerugian mencapai Rp1 miliar.
Ketiga tersangka berinisial R alias K, A, dan F ditangkap aparat kepolisian di wilayah Karawaci, Kota Tangerang.
Salah satu pelaku diketahui merupakan oknum petugas operasional ekspor di area kargo Bandara Soekarno-Hatta.
Kasatreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, mengatakan para pelaku telah menjalankan aksinya sejak tahun 2024.
Modus yang digunakan yakni mengambil sebagian barang kiriman ekspor secara bertahap agar tidak mudah terdeteksi.
“Para pelaku mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian dalam jumlah besar.
Sedangkan pencurian kecil dilakukan berulang kali dan selama ini tidak pernah dilaporkan,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari perusahaan ekspor PT Pungkook Indonesia One yang mengalami kehilangan barang saat proses pengiriman menuju Shanghai, China, melalui jalur kargo udara.
Dalam pengiriman tersebut, perusahaan mengirim ribuan tas merek Lululemon dari Grobogan, Jawa Tengah.
Namun saat proses distribusi, sebagian barang diketahui hilang sehingga perusahaan mengalami kerugian besar.
Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi pencurian diduga dilakukan secara terorganisir dengan memanfaatkan akses kerja di area pergudangan kargo.
Saat ini ketiga tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan pencurian barang ekspor tersebut (Tim)






