Jakarta – Suara Investigasi.id. Kabar duka datang dari misi perdamaian Indonesia di luar negeri. Prajurit TNI, Praka Rico Pramudia (31), meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan akibat luka serius yang dideritanya dalam insiden serangan di wilayah Lebanon selatan.
Peristiwa ini menambah daftar prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon. Hingga saat ini, tercatat empat personel TNI telah kehilangan nyawa dalam misi tersebut.
Kabar wafatnya Praka Rico disampaikan oleh pihak misi perdamaian PBB melalui pernyataan resmi.
Dalam keterangannya, mereka mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian prajurit Indonesia tersebut, sekaligus menyampaikan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan, institusi TNI, serta masyarakat Indonesia.
Disebutkan bahwa Praka Rico mengalami luka berat setelah terjadi ledakan proyektil di area pangkalan tempat ia bertugas di Adchit Al Qusayr pada akhir Maret lalu. Sejak saat itu, ia mendapatkan perawatan intensif sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi para prajurit dalam menjalankan misi perdamaian dunia. Meski berada jauh dari tanah air, para personel TNI tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi demi menjaga stabilitas dan keamanan internasional (Tim)






