Polemik Pernyataan Komnas Perempuan, Hotman Paris Minta Presiden Prabowo Lakukan Evaluasi – Suara Investigasi

 

Polemik Pernyataan Komnas Perempuan, Hotman Paris Minta Presiden Prabowo Lakukan Evaluasi

Saturday, 27 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta-Suara Investigasi.id. Pernyataan Komnas Perempuan terkait kasus dugaan penyekapan YTR yang menyeret nama Taufik Hidayat menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Salah satu kritik datang dari pengacara Hotman Paris Hutapea yang menilai sikap lembaga tersebut tidak mencerminkan keberpihakan terhadap korban.

Dalam pernyataannya, Hotman meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kinerja Ketua Komnas Perempuan.

Ia mempertanyakan alasan lembaga tersebut yang menyebut dugaan penyekapan itu belum dapat dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan definisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut Hotman, kondisi korban yang telah beredar luas melalui rekaman video dinilai sudah cukup memperlihatkan adanya dugaan kekerasan.

Karena itu, ia juga mengkritik imbauan Komnas Perempuan agar dilakukan visum menyeluruh terhadap korban.

Sebelumnya, Komnas Perempuan menjelaskan bahwa penetapan suatu peristiwa sebagai penyiksaan mengacu pada ketentuan internasional yang mensyaratkan adanya penderitaan berat, tujuan tertentu, serta keterlibatan atau persetujuan aparat negara.

Lembaga tersebut menyebut unsur penderitaan berat diduga telah ada, namun dugaan keterlibatan negara masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Komnas Perempuan menegaskan bahwa pemeriksaan medis atau visum tetap diperlukan sebagai bagian dari proses pembuktian untuk mendukung penanganan perkara secara objektif.

Perbedaan pandangan tersebut kini menjadi perhatian publik dan memunculkan perdebatan mengenai penanganan kasus serta perlindungan terhadap korban, sementara proses hukum masih terus berjalan (S)

Berita Terkait

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika
Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi
Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah
Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh
Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
Ketua Umum GWI Syamsul Bahri Ajak Seluruh DPC Perkuat Solidaritas Sambut HUT ke-81 RI
Tarif Impor Baru Digugat, Koalisi 25 Negara termasuk Indonesia Menilai Kebijakan Donald Trump Melampaui Wewenang Presiden
Rumah Tinggal Lima Lantai di Pasar Baru Dilalap Api, 17 Unit Damkar Diterjunkan
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 11:43

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika

Sunday, 9 August 2026 - 01:54

Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi

Wednesday, 5 August 2026 - 11:44

Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah

Wednesday, 5 August 2026 - 10:40

Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh

Wednesday, 5 August 2026 - 05:52

Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Berita Terbaru