Jakarta — Suara Investigasi.id.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa arus kendaraan di kawasan Monumen Nasional pada Jumat (1/5), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau Hari Buruh Internasional.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, menyatakan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Langkah ini mencakup pengalihan arus hingga penutupan sejumlah ruas jalan jika terjadi kepadatan kendaraan yang signifikan.
Ia menjelaskan, pengamanan lalu lintas akan dibagi dalam beberapa zona, yakni zona hijau, kuning, dan merah.
Pihaknya berharap kondisi tetap berada di zona hijau sehingga seluruh ruas jalan di sekitar kawasan tetap dapat digunakan oleh kendaraan, baik roda dua, roda empat, maupun bus pengangkut peserta.
Namun, apabila terjadi peningkatan volume kendaraan, petugas akan menerapkan zona kuning, khususnya di ruas Jalan Merdeka Barat, Timur, Utara, dan Selatan.
Dalam kondisi ini, arus kendaraan akan mulai dialihkan dari sejumlah titik seperti kawasan Sarinah, Tugu Tani, hingga Harmoni guna mengurangi kepadatan.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, sebanyak 1.793 personel dikerahkan dalam pengamanan.
Diperkirakan sekitar 200 ribu buruh akan hadir dalam peringatan May Day di kawasan Monas, dengan sekitar 4.000 unit bus masuk ke Jakarta untuk mengangkut peserta.
Petugas mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan Monas dan sekitarnya selama kegiatan berlangsung, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran lalu lintas. (Red)






