Pengusaha Roti di Makassar Hentikan Kerja Sama dengan Program MBG, Keluhkan Sejumlah Permintaan Tak Wajar – Suara Investigasi

 

Pengusaha Roti di Makassar Hentikan Kerja Sama dengan Program MBG, Keluhkan Sejumlah Permintaan Tak Wajar

Thursday, 18 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Makassar – Suara Investigasi.id. Seorang pengusaha roti di Kota Makassar memutuskan menghentikan kerja sama sebagai pemasok dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah mengaku menghadapi berbagai kendala dan tekanan selama menjalankan kemitraan tersebut.

Pengusaha yang meminta identitasnya disamarkan dengan nama Ibu Arum itu mengaku telah menjadi pemasok roti untuk salah satu dapur MBG sejak awal tahun 2025.

Pada awal kerja sama, proses distribusi dan pemesanan disebut berjalan lancar.

Namun, seiring berjalannya waktu, ia mengaku menghadapi berbagai persoalan yang membuat usahanya sulit bertahan.

Menurut pengakuannya, harga pembelian produk yang ditetapkan pihak pengelola dapur terus mengalami penurunan hingga mendekati biaya produksi.

Selain itu, ia mengaku mendapat sejumlah permintaan yang dinilai tidak sesuai dengan prinsip usaha yang selama ini dijalankannya.

Ibu Arum menyebut pernah diminta mencantumkan nilai transaksi dalam dokumen yang berbeda dari harga sebenarnya.

Selain itu, ia juga mengaku diminta memberikan sejumlah uang secara berkala dengan alasan tertentu, serta memberikan komisi setiap kali memperoleh pesanan.

Merasa keberatan dengan kondisi tersebut, ia akhirnya memilih menghentikan kerja sama sekitar dua bulan lalu.

Keputusan itu diambil agar kualitas produk yang dipasok tetap terjaga dan usahanya tidak terlibat dalam praktik yang dianggap bertentangan dengan prinsip kejujuran.

“Lebih baik berhenti daripada harus mempertahankan kerja sama dengan mengorbankan kualitas dan prinsip usaha yang sudah dibangun bertahun-tahun,” ujarnya.

Kasus ini memunculkan perhatian publik terkait pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di tingkat lapangan.

Sejumlah pihak berharap adanya evaluasi dan pengawasan yang lebih ketat guna memastikan program berjalan sesuai tujuan, transparan, serta memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG maupun instansi terkait mengenai dugaan praktik yang disampaikan oleh pengusaha tersebut (Tim)

Berita Terkait

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika
Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi
Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah
Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh
Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
Ketua Umum GWI Syamsul Bahri Ajak Seluruh DPC Perkuat Solidaritas Sambut HUT ke-81 RI
Tarif Impor Baru Digugat, Koalisi 25 Negara termasuk Indonesia Menilai Kebijakan Donald Trump Melampaui Wewenang Presiden
Rumah Tinggal Lima Lantai di Pasar Baru Dilalap Api, 17 Unit Damkar Diterjunkan
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 11:43

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika

Sunday, 9 August 2026 - 01:54

Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi

Wednesday, 5 August 2026 - 11:44

Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah

Wednesday, 5 August 2026 - 10:40

Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh

Wednesday, 5 August 2026 - 05:52

Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Berita Terbaru