Jakarta Barat – Suara Investigasi.id. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melakukan langkah inovatif dalam penanganan masalah lingkungan dengan menguji coba penggunaan cairan Eco Lindi di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) wilayah Kecamatan Tambora.
Uji coba ini difokuskan untuk mengurangi bau menyengat yang kerap muncul dari tumpukan sampah di kawasan padat penduduk tersebut.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada akhir Mei 2026 di dua titik TPS di wilayah Tambora, dengan pendampingan langsung dari tim ahli serta kerja sama lintas daerah.
Cairan Eco Lindi disemprotkan secara langsung ke area penumpukan sampah sebagai tahap awal pengujian efektivitasnya.
Jakarta Barat
Wali Kota Jakarta Barat menyampaikan bahwa penerapan Eco Lindi diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan klasik di wilayah perkotaan, yakni bau sampah dan pengelolaan limbah di sumbernya.
“Eco Lindi ini menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan persoalan bau.
Kita akan lihat dalam beberapa waktu ke depan apakah terjadi perubahan signifikan,” demikian disampaikan dalam keterangannya terkait uji coba tersebut.
Eco Lindi sendiri merupakan cairan ramah lingkungan hasil fermentasi air lindi (cairan limbah sampah), molase, serta bahan katalis organik yang diklaim mampu menekan bau sekaligus mengurangi potensi gas berbahaya dari tumpukan sampah.
Pemilihan Kecamatan Tambora sebagai lokasi uji coba perdana bukan tanpa alasan.
Wilayah ini dikenal memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi serta keterbatasan lahan TPS, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah harian.
Ke depan, Pemkot Jakarta Barat berencana memperluas penerapan teknologi ini ke kecamatan lain secara bertahap, sembari mengevaluasi hasil uji coba di lapanga (Tim)






