Jakarta – Suara Investigasi.id. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pola komunikasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang belakangan dianggap sering memunculkan keresahan di tengah masyarakat dan kalangan pelaku usaha.
Purpaya mengatakan saat di temui awak media suara Investigasi ia meminta agar penyampaian informasi perpajakan dilakukan lebih terkoordinasi dan tidak menimbulkan tafsir berbeda di publik.
Purbaya menegaskan setiap kebijakan perpajakan memiliki dampak luas terhadap dunia usaha dan kondisi ekonomi nasional.
Karena itu, ia mengingatkan agar setiap pengumuman resmi dipastikan matang sebelum disampaikan kepada masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang tidak sinkron berpotensi menciptakan ketidakpastian serta memicu kekhawatiran di sektor bisnis. Untuk menghindari hal tersebut, pemerintah akan memperketat mekanisme penyampaian informasi terkait kebijakan fiskal dan perpajakan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi perpajakan. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas, terarah, dan tidak menimbulkan polemik baru.
Ke depan, Kementerian Keuangan akan melakukan evaluasi terhadap pola komunikasi internal agar setiap kebijakan yang diumumkan benar-benar memberikan kepastian bagi masyarakat maupun dunia usaha (Tim)






