Komnas Perempuan Minta Maaf dan Tegaskan Kasus YTR Merupakan Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem – Suara Investigasi

 

Komnas Perempuan Minta Maaf dan Tegaskan Kasus YTR Merupakan Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Monday, 29 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta-Suara Investigasi.id.                   Komnas Perempuan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan awal terkait kasus penyiksaan terhadap YTR yang sempat menimbulkan polemik dan menuai kritik dari berbagai pihak.

Dalam klarifikasi resminya, Komnas Perempuan menjelaskan bahwa pernyataan mengenai kasus tersebut yang disebut “belum masuk kategori penyiksaan” hanya merujuk pada definisi teknis dalam Konvensi PBB Menentang Penyiksaan (CAT).

Dalam konvensi tersebut, suatu tindakan dikategorikan sebagai penyiksaan apabila melibatkan unsur keterlibatan atau tanggung jawab negara.

Komnas Perempuan menegaskan bahwa penjelasan tersebut sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengurangi atau meremehkan beratnya penderitaan yang dialami korban.

Lembaga tersebut kini menegaskan bahwa perlakuan yang dialami YTR merupakan bentuk kekerasan berbasis gender yang sangat ekstrem, sadis, dan merendahkan martabat manusia. Selain itu, tindakan tersebut dinilai memenuhi unsur penganiayaan berat berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia.

Akibat peristiwa tersebut, korban dilaporkan mengalami penderitaan fisik dan psikis yang serius, bahkan hingga menyebabkan kecacatan permanen.

Komnas Perempuan juga menyatakan tetap berkomitmen mengawal proses pemulihan korban serta memastikan proses hukum terhadap pelaku berjalan secara adil, transparan, dan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan (Roni)

Berita Terkait

Camat Kec.Tambora Pangestu Aji Apresiasi Penataan Kawasan Di Kelurahan Angke
Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 03:03

Camat Kec.Tambora Pangestu Aji Apresiasi Penataan Kawasan Di Kelurahan Angke

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08