Jakarta Utara – Suara Investigasi.id. Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kertajaya I, RT 015/RW 014, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (21/6/2026).
Peristiwa tersebut menghanguskan puluhan rumah warga dan menyebabkan sekitar 100 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Api yang diduga dengan cepat merambat di antara bangunan rumah yang berdempetan membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.
Sedikitnya 30 unit rumah tinggal dilaporkan ludes terbakar akibat amukan si jago merah.
Untuk mengendalikan kebakaran, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara mengerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 75 personel yang dilengkapi perlengkapan pemadam dan alat pelindung diri lengkap.
Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke area permukiman lainnya.
Setelah beberapa jam penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 100 warga terdampak dan harus mengungsi sementara karena tempat tinggal mereka hangus terbakar. Beruntung, hingga proses penanganan berlangsung tidak ada laporan korban jiwa dan kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pihak berwenang masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak serta menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Sementara itu, bantuan darurat dan kebutuhan pokok mulai disalurkan kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk yang rentan terhadap penyebaran api secara cepat (Red)






