Jakarta — Suara Investigasi.id
Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto kembali mencuat ke publik.
Sejumlah nama tokoh disebut-sebut akan mengisi posisi strategis di lingkaran pemerintahan, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Istana.
Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah Dudung Abdurachman Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu diisukan akan menempati posisi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), menggantikan Muhammad Qodari.
Dalam skenario yang beredar, Qodari sendiri disebut akan bergeser mengisi posisi baru menggantikan Angga Raka Prabowo.
Selain itu, nama Abdul Kadir Karding juga masuk dalam bursa, diisukan akan memimpin Badan Karantina Nasional menggantikan Sahat M. Panggabean.
Tak hanya itu, Hasan Basri dikabarkan akan dipercaya sebagai Utusan Presiden bidang komunikasi.
Sementara Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, disebut-sebut akan mengisi posisi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), menggantikan Muktarudin.
Meski berbagai spekulasi terus berkembang, pihak Istana belum memberikan pernyataan resmi terkait kebenaran kabar tersebut. Pengamat politik menilai, reshuffle merupakan hal yang lazim dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan sekaligus menjawab tantangan dinamika nasional.
Publik pun diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari Presiden agar tidak terjebak pada informasi yang belum terverifikasi.
Hingga saat ini, seluruh nama yang beredar masih sebatas isu dan spekulasi politik (Tim)






