Indonesia Jadi Pemasok Pangan Terbesar, Banyak Negara Minta Beras dan Pupuk – Suara Investigasi

 

Indonesia Jadi Pemasok Pangan Terbesar, Banyak Negara Minta Beras dan Pupuk

Saturday, 16 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Nganjuk – Suara Investigasi.id. Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu negara pemasok pangan dunia.

Di tengah krisis global akibat konflik Timur Tengah, sejumlah negara disebut meminta pasokan beras dan pupuk dari Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan rumah singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Prabowo, situasi dunia saat ini sedang menghadapi tekanan berat setelah terganggunya jalur perdagangan internasional, termasuk penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia.

Dampaknya, berbagai negara mengalami kesulitan memperoleh bahan baku pupuk dan kebutuhan pangan.

“Banyak negara sekarang panik karena perang di Timur Tengah. Selat Hormuz ditutup, sementara sebagian besar distribusi energi dunia melewati wilayah itu.

Akibatnya produksi pupuk dunia ikut terganggu,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan laporan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait meningkatnya permintaan pupuk dari luar negeri kepada Indonesia.

Beberapa negara yang disebut meminta bantuan pasokan pupuk di antaranya Australia, Filipina, India, Bangladesh, dan Brasil.

Pemerintah Indonesia, kata Prabowo, siap membantu negara-negara tersebut sesuai kemampuan produksi nasional.

“Sekarang justru banyak negara meminta pupuk dari Indonesia. Ini menunjukkan kita sudah berada di posisi yang bisa membantu negara lain,” katanya.

Selain pupuk, Indonesia juga mulai dilirik sebagai pemasok beras terbesar diasea.

Prabowo menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produksi pertanian nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menegaskan keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras para petani serta dukungan kebijakan pemerintah di sektor pertanian.

Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga produktivitas pangan nasional tetap stabil di tengah tantangan global.

“Kalau kita tidak serius membenahi pertanian dan mengejar swasembada pangan, mungkin hari ini kita justru menjadi negara yang kesulitan.

Tapi sekarang Indonesia mampu membantu negara lain,” tutupnya(Tim)

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08