Jakarta — Suara Investigasi.id Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui kegiatan Jumantik kembali dilaksanakan di Pos RW 02, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Lurah Angke, Firman bersama Kasi Pemerintahan Ros dan Kasi Kesra Ety Siwi P.
Turut hadir pula para pengurus wilayah dan kader lingkungan, termasuk Ketua RT 04 RW 02, Shokirin yang terlihat aktif mengikuti jalannya kegiatan serta memberikan dukungan terhadap program kebersihan lingkungan tersebut.
Dalam sambutannya, Lurah Angke Firman menegaskan pentingnya mengaktifkan kembali kader-kader Jumantik di lingkungan masyarakat guna meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan dan mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Menurutnya, peran kader Jumantik sangat penting sebagai garda terdepan dalam memantau kebersihan lingkungan dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Selain membahas program Jumantik, Firman juga menegaskan bahwa program Bank Sampah di wilayah Kelurahan Angke akan terus berjalan dan dikembangkan.
Program tersebut mengedepankan pemilahan sampah menjadi tiga kategori utama, yakni sampah organik, sampah non-organik, dan sampah residu.
Sampah organik nantinya dapat diolah kembali menjadi kompos, sementara sampah non-organik dapat didaur ulang melalui program Bank Sampah yang melibatkan masyarakat.
Sedangkan sampah residu yang tidak dapat diolah kembali akan dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) TPST Bantargebang untuk penanganan lebih lanjut.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kelurahan Angke berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat serta mampu menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari penyakit.(Red)






