Jakarta – Suara Investigasi.id. Aksi begal di wilayah Tambora disebut semakin nekat dan sadis. Para pelaku disebut tidak lagi mempedulikan waktu dalam menjalankan aksinya, baik pada siang maupun malam hari.
Hasil informasi yang dihimpun wartawan Suara Investigasi Wilayah yang dianggap rawan Begal, diwilayah Bandengan, dan Jln. Arjuna selatan serta, wilayah lainnya, di Tambora Jakarta Barat.
Kondisi ini membuat masyarakat merasa resah dan khawatir saat beraktivitas, terutama para pekerja yang harus pulang larut malam.
Warga mengaku para pelaku begal tidak segan melukai korban demi merampas barang berharga.
Bahkan dalam beberapa kejadian, pelaku disebut tega menganiaya hingga menghilangkan nyawa korban apabila melakukan perlawanan.
Situasi tersebut membuat rasa aman masyarakat menurun. Banyak warga, khususnya para karyawan yang sering lembur malam, kini merasa takut untuk pulang sendirian.
Sebagian memilih menunggu pagi atau mencari teman perjalanan demi menghindari aksi kejahatan jalanan.
Masyarakat menilai penanganan keamanan di wilayah tambora masih lamban, sehingga korban semakin bertambah.
Warga berharap aparat Kepolisian dan pihak terkait segera mengambil langkah tegas untuk memberantas aksi begal yang dinilai semakin meresahkan dan membahayakan keselamatan warga.
Warga juga meminta peningkatan patroli di titik-titik rawan kriminalitas, terutama pada malam hingga dini hari, agar masyarakat dapat kembali merasa aman saat beraktivitas di wilayah Tambora (Red)






