Jakarta, 31 Juli 2026 – Agenda silaturahmi antara Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Utara dengan insan pers yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (31/7) terpaksa ditunda.
Penundaan dilakukan karena adanya tugas kedinasan yang bersifat mendesak dan harus segera dilaksanakan.
Semula, Kepala Seksi Drainase dan Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Utara, Rizki, telah menjadwalkan pertemuan tersebut sebagai upaya mempererat hubungan kemitraan dengan awak media sekaligus memperkuat komunikasi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Namun, sebelum kegiatan dimulai, Rizki menerima instruksi dari Kepala Sudin SDA Jakarta Utara, Suwandi, untuk segera menuju gudang peralatan dan perlengkapan Sudin SDA guna menjalankan tugas operasional yang menjadi prioritas.
Melalui pesan yang disampaikan kepada rekan-rekan media, Rizki menyampaikan permohonan maaf atas penundaan agenda tersebut.
Ia berharap insan pers dapat memahami kondisi tersebut mengingat pelayanan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab utama yang harus didahulukan.
Menurut Rizki, media memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Pemberitaan yang objektif dan berimbang dinilai mampu mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus menjadi masukan bagi peningkatan kualitas pelayanan pemerintah.
“Media merupakan mitra strategis pemerintah. Informasi dan masukan dari rekan-rekan wartawan sangat membantu kami mengetahui kondisi di lapangan secara cepat.
Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal,” ujar Rizki.
Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan media menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik, khususnya terkait program penanganan genangan, pemeliharaan saluran, pengerukan sedimen, pembangunan drainase, hingga berbagai upaya pengendalian banjir di wilayah Jakarta Utara.
Rizki juga menegaskan bahwa Sudin SDA Jakarta Utara terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari insan pers sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Meski belum dapat terlaksana sesuai jadwal, agenda silaturahmi tersebut dipastikan akan dijadwalkan kembali dalam waktu dekat.
Diharapkan, pertemuan tersebut dapat menjadi forum diskusi yang konstruktif guna memperkuat sinergi antara pemerintah dan media dalam mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air serta keterbukaan informasi publik di Jakarta Utara (Kipray)






