60 Pelajar Kehilangan KJP Karena Terlibat Tawuran, Disdik DKI Tegaskan Sanksi Pembinaan – Suara Investigasi

 

60 Pelajar Kehilangan KJP Karena Terlibat Tawuran, Disdik DKI Tegaskan Sanksi Pembinaan

Sunday, 31 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

JAKARTA – Suara Investigasi.id.         Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mencabut status penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) terhadap 60 pelajar yang terbukti terlibat aksi tawuran sepanjang periode 2025 hingga 2026.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan sekaligus penegakan disiplin bagi peserta didik yang terlibat dalam tindakan kekerasan.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menjelaskan bahwa dari total 60 pelajar tersebut, sebanyak 20 siswa kehilangan status penerima KJP pada tahun 2025.

Sementara itu, pada tahun 2026 jumlahnya bertambah menjadi 40 siswa.

“Dalam data kami tahun 2025 sudah 20 orang itu kami batalkan KJP-nya karena tawuran. Di 2026 pun 40 siswa sudah dibatalkan KJP-nya,” ujar Nahdiana dalam rapat kerja bersama DPRD DKI Jakarta.

Meski bantuan pendidikan dicabut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan para pelajar tersebut tidak akan dibiarkan putus sekolah.

Disdik memastikan mereka tetap mendapatkan akses pendidikan, baik melalui sekolah formal, pendidikan vokasi, maupun jalur nonformal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Menurut Nahdiana, pencabutan KJP bukan semata-mata hukuman, melainkan bagian dari proses pembinaan agar para siswa memahami konsekuensi dari tindakan yang mereka lakukan.

Setiap kasus juga akan ditelaah terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat keterlibatan siswa dalam aksi tawuran tersebut.

Kebijakan ini menjadi salah satu langkah tegas Pemprov DKI Jakarta dalam menekan angka tawuran pelajar yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah ibu kota.

Disdik berharap sanksi tersebut dapat memberikan efek jera sekaligus mendorong siswa untuk lebih fokus pada pendidikan dan masa depan mereka.(Red)

Berita Terkait

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika
Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi
Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah
Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh
Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
Ketua Umum GWI Syamsul Bahri Ajak Seluruh DPC Perkuat Solidaritas Sambut HUT ke-81 RI
Tarif Impor Baru Digugat, Koalisi 25 Negara termasuk Indonesia Menilai Kebijakan Donald Trump Melampaui Wewenang Presiden
Rumah Tinggal Lima Lantai di Pasar Baru Dilalap Api, 17 Unit Damkar Diterjunkan
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 11:43

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika

Sunday, 9 August 2026 - 01:54

Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi

Wednesday, 5 August 2026 - 11:44

Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah

Wednesday, 5 August 2026 - 10:40

Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh

Wednesday, 5 August 2026 - 05:52

Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Berita Terbaru