Polemik upah pekerja SPPG dengan gaji Guru – Suara Investigasi

 

Polemik upah pekerja SPPG dengan gaji Guru

Saturday, 2 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta — Suara Investigasi.id.  Polemik mengenai besaran upah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik.

Keluhan muncul setelah diketahui bahwa penghasilan petugas dapur dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan gaji guru honorer di sejumlah daerah.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, membenarkan pihaknya telah menerima berbagai protes dari masyarakat.

Ia menyebut, salah satu isu utama yang disampaikan adalah perbandingan upah antara pekerja dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan tenaga pendidik honorer.

Menurut Dadan, pihaknya memahami keresahan tersebut dan tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengupahan dalam pelaksanaan program MBG.

Ia menegaskan bahwa penentuan upah petugas dapur mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk beban kerja, jam operasional, serta standar kebutuhan operasional di lapangan.

Di sisi lain, perbandingan dengan gaji guru honorer dinilai menjadi isu yang lebih luas dan melibatkan kebijakan lintas sektor.

Persoalan kesejahteraan guru honorer selama ini memang kerap menjadi perhatian, terutama terkait ketimpangan penghasilan dan belum meratanya standar upah di berbagai daerah.

BGN memastikan akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mencari solusi yang adil, baik bagi tenaga kerja di dapur MBG maupun tenaga pendidik.

Evaluasi ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan program sekaligus menjawab aspirasi masyarakat.

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Namun, dinamika di lapangan seperti persoalan upah menunjukkan perlunya penyesuaian kebijakan agar pelaksanaan program tetap berjalan efektif tanpa menimbulkan ketimpangan baru.(Red)

Berita Terkait

DPR Sahkan Revisi UU Polri, Perkuat Reformasi dan Profesionalisme Kepolisian
Pemilahan Sampah Rumah Tangga di RW 03 Kelurahan Angke Dihadiri Unsur Kelurahan dan Pengurus RW
8 Pelaku Begal Sadis di Medan Marelan Ditangkap, Diduga Beraksi di 25 Lokasi
Isu Susno Duadji Gantikan Listyo Sigit Menguat, Belum Ada Keputusan Resmi
Reformasi Polri Dinilai Terus Berjalan Melalui Berbagai Pembaruan Sistem Hukum
NORMALISASI SALURAN DI KOJA DIMAKSIMALKAN, SDA DKI KERAHKAN ALAT BERAT UNTUK ANGKAT ENDAPAN LUMPUR
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gaji Setara UMP
Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda, Korlantas Alihkan Fokus ke Persiapan Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 08:46

DPR Sahkan Revisi UU Polri, Perkuat Reformasi dan Profesionalisme Kepolisian

Wednesday, 10 June 2026 - 04:57

Pemilahan Sampah Rumah Tangga di RW 03 Kelurahan Angke Dihadiri Unsur Kelurahan dan Pengurus RW

Wednesday, 10 June 2026 - 03:39

8 Pelaku Begal Sadis di Medan Marelan Ditangkap, Diduga Beraksi di 25 Lokasi

Tuesday, 9 June 2026 - 15:29

Isu Susno Duadji Gantikan Listyo Sigit Menguat, Belum Ada Keputusan Resmi

Tuesday, 9 June 2026 - 14:56

Reformasi Polri Dinilai Terus Berjalan Melalui Berbagai Pembaruan Sistem Hukum

Berita Terbaru