Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monumen Nasional (Monas) – Suara Investigasi

 

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monumen Nasional (Monas)

Friday, 1 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16909344

Oplus_16909344

Jakarta — Suara Investigasi.id.

Jumat 1 Mei 2026 Aksi dikawasan monumen nasional Monas dihadiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto serta ratusan ribu buruh dari berbagai daerah antara lain khususnya dari Jawa barat buru yang hadir mencapai 12.000 orang, serta dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Banten dan Lampung serta daerah lainnya yang datang untuk menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah.

Dalam orasi tersebut mereka saling berdesak desakan sehingga banyak yang jatuh pingsan dan terinjak injak serta, salah seorang prajurit TNI pingsan karna kelelahan,serta anak hilang yang lepas dari pengawasan orang tuanya pada saat itu.

Untuk memperingati hari Buru internasional buru saling berdatangan dikawasan monumen nasional(Monas)diperkirakan mencapai sekitar 400 ribu massa datang dari berbagai daerah memadati kawasan Monas sejak pagi hari.

Mereka berasal dari berbagai serikat pekerja dan organisasi buruh, menjadikan peringatan tahun ini sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Para buruh menegaskan bahwa May Day bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum penting untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja di tengah berbagai tantangan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Dalam orasi para buru ada tuntutan buruh May Day 2026 adalah untuk menyampaikan tujuh tuntutan utama kepada pemerintah, yaitu:
1.Mendesak pengesahan undang-undang ketenagakerjaan yang lebih berpihak pada buruh.

2.Menolak sistem outsourcing yang dinilai merugikan pekerja.
3.Menuntut upah layak dan 4.menolak praktik upah murah.

5.Menghapus kebijakan yang mempermudah pemutusan hubungan kerja (PHK).

6.Mendorong reformasi sistem perpajakan yang lebih adil bagi pekerja.

7.Menjamin perlindungan sosial dan jaminan kerja bagi seluruh buruh.

Memberikan perlindungan hukum bagi pekerja sektor informal, termasuk pengemudi ojek online.

Selain tujuh tuntutan tersebut, isu kepastian kerja dan perlindungan tenaga kerja di era modern juga menjadi sorotan utama dalam aksi.

Aksi May Day 2026 ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.

Para buruh berharap pemerintah segera merespons tuntutan tersebut melalui kebijakan nyata demi meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia.(Red)

Berita Terkait

Semangat Kebersamaan Warga RT 06/03 Kelurahan Angke Gotong Royong Gelar Kurban 2 Sapi dan 3 Kambing.
Polda Metro Jaya Akan olah TKP Atas Dugaan Penyekapan Anak Ahmad Bahar, Dimarkas Grib Jaya.
Kelurahan Angke Terapkan Pemilahan Sampah 100 Persen, Dorong Pengelolaan Lingkungan Lebih Tertib
Sosialisasi SPMB di SMP Negeri 32 Jakarta Barat, Wali Murid Soroti Kualitas Menu MBG
Polres Tangerang Kota Berhasil Ringkus Tiga Pelaku Begal Sadis, Polisi Dalami Peran Masing-Masing
Patroli Gabungan Tambora Ditingkatkan, Antisipasi Begal
Sahroni Kritik Keras Pernyataan Menteri HAM membela Begal daripada Mengutamakan Keamanan Masyarakat.
Soroti Pernyataan Menteri HAM Soal Begal, Hotman Paris Minta Penjelasan Lebih Jelas
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 27 May 2026 - 04:30

Semangat Kebersamaan Warga RT 06/03 Kelurahan Angke Gotong Royong Gelar Kurban 2 Sapi dan 3 Kambing.

Monday, 25 May 2026 - 05:36

Polda Metro Jaya Akan olah TKP Atas Dugaan Penyekapan Anak Ahmad Bahar, Dimarkas Grib Jaya.

Monday, 25 May 2026 - 04:54

Kelurahan Angke Terapkan Pemilahan Sampah 100 Persen, Dorong Pengelolaan Lingkungan Lebih Tertib

Monday, 25 May 2026 - 04:00

Sosialisasi SPMB di SMP Negeri 32 Jakarta Barat, Wali Murid Soroti Kualitas Menu MBG

Monday, 25 May 2026 - 00:31

Polres Tangerang Kota Berhasil Ringkus Tiga Pelaku Begal Sadis, Polisi Dalami Peran Masing-Masing

Berita Terbaru