Jacob Ereste: Aksi Mahasiswa Dinilai Semakin Berat Karena Minim Dukungan Kaum Buruh – Suara Investigasi

 

Jacob Ereste: Aksi Mahasiswa Dinilai Semakin Berat Karena Minim Dukungan Kaum Buruh

Wednesday, 22 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta – Pengamat sosial dan penulis Jacob Ereste menilai perjuangan mahasiswa dalam menyuarakan berbagai persoalan bangsa saat ini menghadapi tantangan yang semakin berat.

Salah satu penyebabnya, menurut dia, adalah berkurangnya dukungan dari kalangan buruh yang pada masa lalu kerap menjadi mitra strategis dalam berbagai gerakan perubahan.

Jacob mengatakan aksi unjuk rasa mahasiswa seharusnya dipandang sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap masa depan bangsa.

Menurutnya, mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan kritik, gagasan, dan aspirasi sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.

Ia juga menilai generasi yang lebih tua sebaiknya memberikan bimbingan dan arahan kepada mahasiswa, bukan membatasi atau membungkam ruang kritik mereka.

Baginya, proses penyampaian pendapat merupakan bagian dari pembentukan karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab generasi penerus bangsa.

Lebih lanjut, Jacob mengungkapkan bahwa suara mahasiswa yang disampaikan melalui aksi di jalan muncul karena mereka merasa aspirasi masyarakat belum sepenuhnya tersalurkan melalui lembaga perwakilan rakyat.

Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah dan para pemangku kepentingan membuka ruang dialog yang lebih luas agar berbagai aspirasi dapat didengar secara konstruktif.

Jacob juga menyoroti perubahan dinamika gerakan sosial dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, berbeda dengan era reformasi ketika mahasiswa dan buruh sering bergerak bersama dalam menyuarakan tuntutan, saat ini kolaborasi tersebut dinilai semakin sulit terwujud.

“Perjuangan mahasiswa semakin berat karena tidak lagi mendapat dukungan kuat dari kaum buruh sebagaimana pernah terjadi pada masa-masa sebelumnya,” ujar Jacob Ereste.
Meski demikian, ia berharap semangat kritis mahasiswa tetap terjaga sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan demokrasi yang sehat, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Jacob Ereste mengenai dinamika gerakan mahasiswa dan buruh di Indonesia  (N)

Berita Terkait

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika
Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi
Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah
Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh
Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
Ketua Umum GWI Syamsul Bahri Ajak Seluruh DPC Perkuat Solidaritas Sambut HUT ke-81 RI
Tarif Impor Baru Digugat, Koalisi 25 Negara termasuk Indonesia Menilai Kebijakan Donald Trump Melampaui Wewenang Presiden
Rumah Tinggal Lima Lantai di Pasar Baru Dilalap Api, 17 Unit Damkar Diterjunkan
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 11:43

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika

Sunday, 9 August 2026 - 01:54

Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi

Wednesday, 5 August 2026 - 11:44

Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah

Wednesday, 5 August 2026 - 10:40

Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh

Wednesday, 5 August 2026 - 05:52

Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Berita Terbaru