Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melakukan evaluasi besar-besaran terhadap sekitar 27 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bersamaan dengan proses tersebut, penerimaan dan kerja sama dengan mitra baru untuk sementara waktu ditangguhkan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh SPPG yang beroperasi telah memenuhi standar pelayanan, administrasi, serta sistem pengelolaan yang ditetapkan pemerintah.
Evaluasi juga bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan program agar penyaluran makanan bergizi kepada masyarakat berjalan lebih efektif.
BGN menegaskan bahwa penundaan kerja sama dengan mitra baru hanya bersifat sementara dan tidak memengaruhi keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini sudah berjalan di berbagai daerah.
SPPG yang telah beroperasi akan tetap memberikan layanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain melakukan penataan terhadap jaringan SPPG, BGN juga memperkuat sistem pengawasan dan evaluasi agar pelaksanaan program semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Setelah proses penataan selesai, pembukaan kembali kerja sama dengan mitra baru akan dilakukan secara bertahap sesuai hasil evaluasi dan kebutuhan program.
Melalui pembenahan ini, pemerintah berharap kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis semakin meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima, termasuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program.
Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih tajam dengan gaya bahasa khas portal berita nasional dan ramah SEO (Red)






