Jakarta – Proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, mulai dilakukan pada Selasa (14/7) setelah struktur jembatan mengalami kerusakan parah akibat ditabrak truk pengangkut alat berat.
Selama proses berlangsung, arus lalu lintas menuju kawasan Blok M dialihkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Sejak sekitar pukul 10.50 WIB, kendaraan dari arah Jalan Kapten Tendean menuju Blok M tidak lagi diperbolehkan melintas.
Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan menerapkan rekayasa lalu lintas dan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif untuk menghindari lokasi pembongkaran.
Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi bagian JPO yang rusak.
Pembongkaran dilakukan karena kondisi struktur dinilai sudah tidak aman setelah salah satu bagian penyangga mengalami kerusakan akibat benturan keras dengan truk bermuatan alat berat.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah sebaliknya, yakni menuju Pancoran, masih dapat dilalui meski kepadatan lalu lintas terjadi di sejumlah titik akibat pengalihan arus.
Petugas mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas Jalan Kapten Tendean selama proses pembongkaran berlangsung dan menggunakan jalur alternatif agar perjalanan tidak terhambat.
Proses evakuasi dan pembongkaran ditargetkan selesai secepat mungkin setelah seluruh bagian JPO yang membahayakan berhasil diturunkan (Tim)






