Jakarta – Pengamat politik Rocky Gerung menilai keberhasilan mencetak generasi Indonesia yang sehat dan memiliki kemampuan berpikir kritis tidak hanya bergantung pada sistem pendidikan, tetapi juga pada kualitas pangan yang dikonsumsi sejak dini.
Menurutnya, proses tersebut berawal dari pengelolaan bahan makanan yang dilakukan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Rocky menjelaskan bahwa keamanan dan mutu makanan harus menjadi perhatian utama sebelum makanan disajikan kepada anak-anak.
Ia mengibaratkan proses pencernaan sebenarnya dimulai sejak bahan pangan dipilih, diolah, dan dipastikan higienis di dapur SPPG.
“Dapur bukan sekadar tempat memasak, tetapi titik awal terbentuknya kualitas sumber daya manusia.
Jika makanan yang disiapkan aman dan bergizi, maka itu menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa,” ujarnya.
Ia pun memberikan apresiasi terhadap langkah SPPG Polri yang dinilai konsisten menjaga standar keamanan pangan sekaligus mendukung penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Menurut Rocky, keterlibatan Polri dalam mendukung program pemenuhan gizi menunjukkan komitmen nyata untuk menyukseskan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pemerataan akses terhadap makanan bergizi di berbagai daerah.
Melalui dukungan terhadap operasional SPPG, Polri menegaskan komitmennya dalam menyukseskan program pemerintah di bidang pemenuhan gizi nasional sebagai bagian dari gerakan yang bertujuan menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih tajam, lebih formal, atau bergaya media nasional (Tim)






