JAKARTA –Suara Investigasi.id. Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Ojol Indonesia Bersatu (GOIB) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis (2/7/2026). Massa menyuarakan tuntutan agar potongan komisi dari perusahaan aplikasi dibatasi maksimal 8 persen dan diberlakukan secara merata untuk seluruh jenis layanan.
Aksi tersebut menjadi bentuk protes para mitra pengemudi yang menilai skema potongan komisi saat ini masih memberatkan.
Mereka meminta pemerintah segera menerapkan aturan yang memberikan kepastian serta perlindungan terhadap kesejahteraan pengemudi ojol.
Selain menuntut pembatasan komisi, para peserta aksi juga mendorong adanya regulasi yang dinilai lebih berpihak kepada mitra pengemudi.
GOIB menegaskan kebijakan tersebut diharapkan berlaku untuk seluruh platform layanan transportasi daring tanpa pengecualian.
Seiring berlangsungnya demonstrasi, masyarakat diimbau menghindari kawasan Monas dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya karena berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas. Pengguna jalan disarankan memilih jalur alternatif untuk menghindari antrean kendaraan.
Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan aparat keamanan guna memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.
Hingga aksi berlangsung, penyampaian aspirasi para pengemudi berjalan dengan damai.
Para pengemudi berharap pemerintah dapat segera merespons tuntutan mereka melalui kebijakan yang dinilai lebih adil, sehingga hubungan antara perusahaan aplikasi dan mitra pengemudi dapat berjalan secara seimbang serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak (Tim)






