Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, Dari Oknum Polisi Mahasiswa Desak Investigasi Independen – Suara Investigasi

 

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, Dari Oknum Polisi Mahasiswa Desak Investigasi Independen

Tuesday, 23 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta – Suara Investigasi.id. Pengakuan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (BEM FH UBK), Muhammad Abdimaludin, terkait penerimaan uang sebesar Rp20 juta memicu polemik di kalangan mahasiswa.

Dalam sebuah forum terbuka yang videonya beredar di media sosial, Abdimaludin mengaku menerima uang yang menurut pengakuannya diduga berasal dari pihak kepolisian dan berkaitan dengan pengalihan titik aksi mahasiswa.

Pengakuan tersebut langsung menuai berbagai reaksi dan sorotan dari civitas akademika maupun publik.

Dalam keterangannya, Abdimaludin juga menyebut dana tersebut telah dibagikan kepada sejumlah pihak.

Ia mengaku memberikan Rp2 juta kepada Muhammad Rafi Bastian, Rp2,5 juta kepada Mubarak Tuasamu, Rp2 juta kepada Pujiono, Rp2,5 juta kepada Rafly Malona Akbar, serta masing-masing Rp2,5 juta kepada dua senior kampus bernama Safrudin dan Amiruddin.

Munculnya pengakuan tersebut memicu gelombang protes dari mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa menilai persoalan ini harus diusut secara transparan karena berpotensi mencederai independensi gerakan mahasiswa dan kepercayaan publik terhadap organisasi kemahasiswaan.

Menanggapi situasi yang berkembang, BEM FH UBK dilaporkan mengeluarkan 10 poin tuntutan.

Beberapa di antaranya mencakup desakan agar pihak-pihak yang diduga terlibat mengundurkan diri dari jabatannya, serta pembentukan tim investigasi independen guna mengusut tuntas dugaan aliran dana dan keterlibatan berbagai pihak dalam kasus tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut dalam pengakuan tersebut maupun dari institusi terkait mengenai dugaan pemberian dana tersebut.

Mahasiswa mendesak agar proses klarifikasi dan investigasi dilakukan secara terbuka untuk menghindari spekulasi yang semakin berkembang di tengah masyarakat.

Kasus ini menjadi perhatian luas karena menyangkut integritas organisasi mahasiswa dan independensi gerakan akademik yang selama ini dikenal sebagai salah satu pilar penyampaian aspirasi publik (Tim)

Berita Terkait

Begal Sadis Pembacok Pelajar di Binjai Berakhir Ditembak Polisi
Cekcok Dipicu Dugaan Penyalahgunaan Narkoba, Seorang Perempuan Tewas di Tangan Suami.
Ketua BEM FH UBK Dinonaktifkan, Kampus Bentuk Tim Investigasi Dugaan Penerimaan Uang Saat Aksi Demonstrasi
Aliansi Cipayung Jakarta Barat Akan Gelar Aksi di Istana Negara dan Kementerian Agama pada 24 Juni 2026
Investigasi Pemkab Cilacap Temukan 100 Titik Dapur MBG Fiktif
DPD, RI Soroti Prioritas Anggaran, Program MBG Sementara Ditutup
Ribuan Mahasiswa Kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR/MPR RI, Suarakan Sejumlah Tuntutan
Ratusan Emak Emak Gelar Aksi Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Monas
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 25 June 2026 - 02:35

Begal Sadis Pembacok Pelajar di Binjai Berakhir Ditembak Polisi

Thursday, 25 June 2026 - 02:13

Cekcok Dipicu Dugaan Penyalahgunaan Narkoba, Seorang Perempuan Tewas di Tangan Suami.

Wednesday, 24 June 2026 - 12:19

Ketua BEM FH UBK Dinonaktifkan, Kampus Bentuk Tim Investigasi Dugaan Penerimaan Uang Saat Aksi Demonstrasi

Tuesday, 23 June 2026 - 11:07

Aliansi Cipayung Jakarta Barat Akan Gelar Aksi di Istana Negara dan Kementerian Agama pada 24 Juni 2026

Tuesday, 23 June 2026 - 03:36

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, Dari Oknum Polisi Mahasiswa Desak Investigasi Independen

Berita Terbaru