JABODETABEK – SUARA INVESTIGASI.ID. Aksi kejahatan jalanan berupa begal semakin meresahkan masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Tidak hanya terjadi pada malam hari, aksi begal kini juga kerap terjadi pada siang hari di sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan dan begal kerapkali menggunakan senjata tajam untuk melumpuhkan targetnya.
Pelaku umumnya mengincar pengendara yang melintas seorang diri di jalan sepi, kawasan minim penerangan, maupun jalur yang jauh dari permukiman warga.
Dalam beberapa kasus, pelaku beraksi secara berkelompok dengan menggunakan senjata tajam untuk mengancam korban dan merampas kendaraan maupun barang berharga.
Meningkatnya aksi begal membuat masyarakat semakin khawatir saat berkendara, terutama bagi pekerja yang harus melintas pada jam-jam rawan.
Beberapa wilayah yang kerap dikeluhkan warga antara lain jalur perbatasan antarkota, kawasan industri, jalan inspeksi, serta ruas jalan yang minim pengawasan.
Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik yang dianggap rawan kejahatan.
Selain itu, pemasangan kamera pengawas (CCTV) dan penerangan jalan yang memadai dinilai dapat membantu menekan angka kriminalitas.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada saat berkendara, menghindari rute sepi apabila memungkinkan, serta segera melapor kepada pihak berwenang jika melihat atau mengalami tindak kejahatan di jalan.
Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat dan penguatan pengamanan oleh aparat, diharapkan aksi begal yang meresahkan warga dapat ditekan sehingga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di wilayah Jabodetabek tetap terjaga (Tim)






