Jakarta – Suara Investigasi.id. Sebuah narasi yang beredar luas di media sosial mengklaim adanya dugaan penyelundupan mineral strategis bernilai besar yang disebut-sebut melibatkan sejumlah pihak, termasuk perusahaan negara, serta dikaitkan dengan pemadaman listrik di wilayah Sumatera pekan lalu.
Dalam unggahan yang viral tersebut, disebutkan pula bahwa TNI AL di bawah pimpinan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali berhasil menggagalkan aktivitas penyelundupan tersebut.
Bahkan, narasi itu juga menyebut nilai kerugian mencapai ratusan triliun rupiah serta dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam skema ekspor ilegal ke luar negeri.
Namun demikian, hingga saat ini tidak ada pernyataan resmi dari TNI AL, Kementerian BUMN, PLN, maupun PT Timah yang mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut.
Sejumlah klaim yang beredar juga belum didukung bukti maupun rilis resmi dari lembaga berwenang.
Pihak-pihak terkait belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai narasi yang berkembang di ruang publik tersebut.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menunggu klarifikasi dari instansi resmi.
Pengamat komunikasi publik menilai, penyebaran informasi tanpa sumber valid dapat menimbulkan keresahan dan disinformasi di tengah masyarakat, terutama jika menyangkut institusi negara dan sektor strategis.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada bukti resmi yang mendukung klaim yang beredar tersebut (MTR)






