Didik Rachbini Nilai Kasus Nadiem Makarim Cerminan Lemahnya Tata Kelola Proyek Negara. – Suara Investigasi

 

Didik Rachbini Nilai Kasus Nadiem Makarim Cerminan Lemahnya Tata Kelola Proyek Negara.

Saturday, 16 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta – Suara Investigasi.id. Ekonom dan akademisi Didik J. Rachbini menilai kasus hukum yang menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim tidak bisa hanya dilihat dari sisi dugaan korupsi semata.

Menurutnya, perkara proyek digitalisasi pendidikan tersebut juga menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola program pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Didik menanggapi tuntutan 18 tahun penjara terhadap Nadiem dalam perkara proyek pengadaan digitalisasi pendidikan yang sempat menjadi program besar di sektor pendidikan nasional.

Ia mengatakan, proyek dengan nilai anggaran besar membutuhkan sistem pengawasan, perencanaan, dan evaluasi yang matang.

Jika tata kelola lemah sejak awal, maka potensi munculnya penyimpangan akan semakin besar.
“Ini bukan hanya soal korupsi, tetapi juga menyangkut bagaimana tata kelola proyek dijalankan,” kata Didik dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

Kasus tersebut kini memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat.

Sebagian pihak menilai proses hukum harus dihormati sebagai bagian dari penegakan hukum, sementara pihak lain menilai kasus itu menjadi pelajaran penting bagi pengelolaan proyek transformasi digital di lingkungan pemerintahan.

Menurut Didik, program digitalisasi pendidikan sejatinya memiliki tujuan baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas akses pendidikan berbasis teknologi.

Namun pelaksanaannya harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan dalam setiap proyek strategis pemerintah, terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran besar dan menyangkut kepentingan publik luas.

Hingga kini, proses hukum terhadap Nadiem Makarim masih terus berjalan dan menjadi perhatian publik nasional(Tim)

Berita Terkait

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika
Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi
Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah
Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh
Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
Ketua Umum GWI Syamsul Bahri Ajak Seluruh DPC Perkuat Solidaritas Sambut HUT ke-81 RI
Tarif Impor Baru Digugat, Koalisi 25 Negara termasuk Indonesia Menilai Kebijakan Donald Trump Melampaui Wewenang Presiden
Rumah Tinggal Lima Lantai di Pasar Baru Dilalap Api, 17 Unit Damkar Diterjunkan
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 11:43

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika

Sunday, 9 August 2026 - 01:54

Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi

Wednesday, 5 August 2026 - 11:44

Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah

Wednesday, 5 August 2026 - 10:40

Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh

Wednesday, 5 August 2026 - 05:52

Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Berita Terbaru