Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung di Bantah oleh Hakim – Suara Investigasi

 

Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung di Bantah oleh Hakim

Tuesday, 12 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

JAKARTA – Suara Investigasi.id. Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung terkait keberadaan tim eksternal di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendapat tanggapan keras dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/5/2026).

Jaksa Roy Riady menilai pandangan Rocky Gerung yang menyebut kehadiran tim eksternal sebagai hal wajar justru bertolak belakang dengan fakta hukum yang ditemukan selama proses penyidikan.

Menurutnya, tim khusus bentukan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim diduga digunakan sebagai alat untuk melancarkan penyalahgunaan kewenangan.

Dalam persidangan, Roy menjelaskan bahwa keberadaan orang-orang di luar struktur birokrasi kementerian itu bukan sekadar memberi masukan profesional, melainkan diduga berperan dalam mendorong penggunaan sistem operasi tertentu pada proyek pengadaan Chromebook.

“Tim ini diduga digunakan untuk memaksakan penggunaan Chromebook yang berkaitan dengan kepentingan bisnis tertentu.

Itu yang sedang kami dalami dalam proses hukum,” ujar Roy di hadapan majelis hakim.

Jaksa juga menegaskan bahwa penggunaan tim eksternal dinilai telah melompati mekanisme birokrasi resmi di kementerian.

Langkah tersebut, kata dia, membuka ruang terjadinya konflik kepentingan dalam proyek pengadaan perangkat pendidikan bernilai besar tersebut.

Sebelumnya, Rocky Gerung hadir dalam persidangan dan menyatakan bahwa pembentukan tim eksternal merupakan hal lazim dalam pemerintahan modern untuk mempercepat kerja birokrasi.

Namun, pernyataan itu dibantah jaksa dengan menegaskan bahwa konteks perkara yang sedang disidangkan bukan soal efektivitas kerja, melainkan dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan kepentingan bisnis di balik kebijakan pengadaan teknologi pendidikan.

Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook sendiri masih terus bergulir dengan agenda pemeriksaan sejumlah saksi dan pendalaman aliran kebijakan proyek digitalisasi pendidikan tersebut(Red) Roni

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08