Maluku Utara, Suara Investigasi,id. Gunung Dukono di Halmahera Utara mengalami erupsi pada Jumat pagi sekitar pukul 07.41 WIT.
Letusan gunung api tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 10 ribu meter di atas puncak atau mencapai 11.087 meter di atas permukaan laut.
Peristiwa erupsi itu sempat mengejutkan para pendaki dan warga di sekitar kawasan gunung.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah pendaki dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan bersama aparat setempat.
Dalam laporan sementara, erupsi Gunung Dukono juga menyebabkan tiga orang pendaki meninggal dunia.
Korban terdiri dari dua warga negara asing (WNA) dan satu warga negara Indonesia (WNI).
Hingga kini identitas para korban masih dalam pendataan oleh pihak berwenang.
Petugas SAR bersama tim gabungan terus melakukan penyisiran di jalur pendakian guna memastikan tidak ada pendaki lain yang tertinggal di area berbahaya.
Proses evakuasi terkendala oleh tebalnya abu vulkanik serta kondisi cuaca di sekitar lereng gunung.
Pemerintah daerah dan petugas vulkanologi mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar tidak mendekati kawasan kawah Gunung Dukono untuk sementara waktu.
Warga juga diminta menggunakan masker guna menghindari dampak abu vulkanik yang mulai menyebar ke beberapa wilayah sekitar.(Red)






