Permukiman Padat di Tambora Masih Jadi Sorotan, RW 03 Angke dan Jembatan Besi Disebut Paling Kumuh – Suara Investigasi

 

Permukiman Padat di Tambora Masih Jadi Sorotan, RW 03 Angke dan Jembatan Besi Disebut Paling Kumuh

Thursday, 7 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta-Suara Investigasi.Id.                   Persoalan permukiman kumuh di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, hingga kini masih menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat.

Kawasan padat penduduk dengan kondisi lingkungan yang sempit serta minim fasilitas sanitasi masih ditemukan di sejumlah wilayah.

Wilayah yang dinilai paling padat dan masuk kategori kumuh berada di RW 03 Kelurahan Angke serta kawasan Jembatan Besi.

Kepadatan bangunan yang berhimpitan, saluran air sempit, hingga kurangnya ruang terbuka menjadi persoalan yang paling banyak dikeluhkan warga, karena kurangnya koordinasi pengurus wilayah terhadap warga setempat bagai mana cara untuk menciptakan lingkungan agar tampak sehat,rapi dan indah.

Camat Tambora, Pangestu Aji, menyebutkan bahwa kondisi permukiman di beberapa wilayah Tambora memang masih membutuhkan perhatian serius, terutama dalam penataan lingkungan dan perbaikan sanitasi.

Selain padatnya jumlah penduduk, sebagian rumah di kawasan tersebut dihuni lebih dari satu kepala keluarga dengan ukuran bangunan yang terbatas.

Kondisi itu membuat kualitas lingkungan menjadi kurang sehat dan rawan menimbulkan persoalan sosial.

Di beberapa titik, masih ditemukan warga yang belum memiliki fasilitas septic tank memadai sehingga limbah rumah tangga dibuang langsung ke saluran air.

Saat musim hujan tiba, kawasan padat penduduk tersebut juga rawan mengalami genangan.

Pemerintah kecamatan bersama pihak kelurahan terus melakukan upaya penataan lingkungan melalui program kebersihan, perbaikan drainase, dan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Warga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah untuk mempercepat penataan kawasan padat penduduk di Tambora, khususnya di RW 03 Kelurahan Angke dan Jembatan Besi, agar lingkungan menjadi lebih sehat, aman, dan nyaman untuk ditempati.

diprioritaskan pada wilayah dengan kepadatan tinggi, terutama Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Begitu pula dengan Kawasan seperti Tambora menjadi salah satu perhatian karena memiliki kompleksitas permukiman tinggi dan membutuhkan intervensi yang terukur (Tim)

 

Berita Terkait

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika
Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi
Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah
Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh
Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
Ketua Umum GWI Syamsul Bahri Ajak Seluruh DPC Perkuat Solidaritas Sambut HUT ke-81 RI
Tarif Impor Baru Digugat, Koalisi 25 Negara termasuk Indonesia Menilai Kebijakan Donald Trump Melampaui Wewenang Presiden
Rumah Tinggal Lima Lantai di Pasar Baru Dilalap Api, 17 Unit Damkar Diterjunkan
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 11:43

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika

Sunday, 9 August 2026 - 01:54

Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi

Wednesday, 5 August 2026 - 11:44

Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah

Wednesday, 5 August 2026 - 10:40

Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh

Wednesday, 5 August 2026 - 05:52

Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Berita Terbaru