JAKARTA — SUARA INVESTIGASI.ID Seorang warga bernama Neny, warga RT 04/02 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, mengeluhkan dampak pekerjaan proyek galian jalan yang berada tepat di depan rumahnya.
Akibat pengerjaan tersebut, halaman rumah miliknya dilaporkan ikut amblas dan mengalami kerusakan.
Neny meminta pihak kontraktor bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi di depan rumahnya.
Keluhan itu pun langsung mendapat perhatian dari Ketua RT 04, Shokirin, yang sigap mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi kerusakan tersebut.
Saat berada di lokasi, Shokirin menjelaskan.
“Kalau yang halaman rumah ini bukan pekerjaan proyek. Kondisinya memang semennya sudah rapuh dan pecah,” ujar Shokirin saat meninjau lokasi.
Sementara itu, Sehrony selaku petugas P3K Proyek juga menjelaskan.
“Kalau yang ambles di depan rumah itu bukan pekerjaan kami.
Tugas kami hanya menutup jalan yang berlubang supaya tidak membahayakan pengendara,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak yang bertanggung jawab dalam pengerjaan proyek di wilayah ini adalah Mulyono dan Muaji selaku supervisor lapangan.
Peristiwa ini sempat menjadi perhatian warga sekitar karena kondisi jalan yang tengah dilakukan perbaikan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat.
Warga berharap ada komunikasi dan penanganan yang jelas dari pihak pelaksana proyek agar tidak menimbulkan kerugian maupun kesalahpahaman di lingkungan masyarakat.(Red)






