Kurangnya Pengawasan dan Lemahnya Tata Kelola di Lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) – Suara Investigasi

 

Kurangnya Pengawasan dan Lemahnya Tata Kelola di Lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN)

Wednesday, 6 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta, –  Suara Investigasi.id                Koalisi organisasi mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Cipayung Plus menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan pemborosan anggaran serta kurangnya pengawasan dan lemahnya tata kelola di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga berpotensi akan terjadinya korupsi.

Koalisi Cipayung Plus yang terdiri dari berbagai organisasi seperti PMII, IMM, PMKRI, GMKI, KAMMI, KMHDI, HIMAPERSIS, LMND, dan Hikmahbudi, pada dasarnya mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program ini dinilai memiliki potensi besar sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan gizi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Namun demikian, dalam implementasinya, Cipayung Plus menyoroti sejumlah kejanggalan yang dinilai berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.

Mereka menilai pelaksanaan program tersebut belum sepenuhnya sejalan dengan arahan efisiensi yang ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pernyataannya, Cipayung Plus mengungkapkan kekhawatiran terhadap transparansi penggunaan anggaran serta mekanisme distribusi program yang dinilai belum optimal.

Mereka mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola di BGN guna memastikan program MBG berjalan efektif, tepat sasaran, dan bebas dari praktik pemborosan.

Selain itu, mereka juga meminta pemerintah untuk membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam pengawasan program, termasuk melibatkan elemen mahasiswa dan masyarakat sipil sebagai bagian dari kontrol sosial.

Cipayung Plus menegaskan bahwa dukungan terhadap program MBG tetap kuat, namun harus dibarengi dengan komitmen terhadap prinsip akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi anggaran demi mencapai tujuan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.(Tim)

Berita Terkait

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika
Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi
Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah
Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh
Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
Ketua Umum GWI Syamsul Bahri Ajak Seluruh DPC Perkuat Solidaritas Sambut HUT ke-81 RI
Tarif Impor Baru Digugat, Koalisi 25 Negara termasuk Indonesia Menilai Kebijakan Donald Trump Melampaui Wewenang Presiden
Rumah Tinggal Lima Lantai di Pasar Baru Dilalap Api, 17 Unit Damkar Diterjunkan
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 11:43

Kabel PLN Melintas di Tengah Pesantren As-Shiddiqiyah 2 Batuceper, Pengelola Keluhkan Ganggu Aktivitas dan Estetika

Sunday, 9 August 2026 - 01:54

Lomba Cari Bakat Ramaikan HUT RI ke-81, Warga RW 10 Griya Persada Indah Tunjukkan Potensi

Wednesday, 5 August 2026 - 11:44

Pedagang Kosmetik di Tambora Kerap Didatangin Oleh Oknum Mengaku Wartawan yang Bermodalkan ID CARD Minta Jatah

Wednesday, 5 August 2026 - 10:40

Dugaan Praktik Setoran Lindungi Peredaran Pil Koplo di Cianjur, Publik Desak Penyelidikan Menyeluruh

Wednesday, 5 August 2026 - 05:52

Tim 9 Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Berita Terbaru