Jakarta, Suara Investigasi.id. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan komitmennya dalam memastikan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh demi menjamin asupan gizi yang diterima para siswa benar-benar layak dan berkualitas.
Dalam keterangannya, Zulhas meminta seluruh pihak, khususnya sekolah, untuk tidak menjadikan keluhan terkait program MBG sebagai konsumsi media sosial.
Ia menilai, permasalahan yang muncul seharusnya dilaporkan secara langsung kepada pihak terkait agar bisa segera ditindaklanjuti.
“Kalau ada kendala di lapangan, baik itu soal rasa, kualitas makanan, atau distribusi, segera laporkan. Jangan malah dijadikan konten,” tegasnya.
Zulhas juga menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap penyedia makanan yang tidak memenuhi standar.
Ia memastikan dapur atau penyedia MBG yang terbukti mengabaikan kualitas dan ketentuan gizi akan langsung diberhentikan operasionalnya.
Sebagai bagian dari pengawasan, pemerintah melibatkan berbagai unsur, termasuk tim pengawas independen, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan. Tidak hanya itu,
Zulhas juga turun langsung ke sejumlah daerah untuk meninjau pelaksanaan program tersebut.
Di sisi lain, pemerintah memberikan ruang fleksibilitas bagi sekolah dalam menentukan variasi menu.
Langkah ini dilakukan agar makanan yang disajikan lebih sesuai dengan selera siswa, sehingga dapat dikonsumsi secara optimal tanpa menimbulkan kebosanan.
Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda yang lebih sehat dan produktif. (Tim)






