Jakarta – Suara Investigasi.id. Aksi begal di sejumlah wilayah Jakarta Barat semakin meresahkan masyarakat.
Para pelaku disebut beraksi secara brutal dengan menggunakan hingga dua sepeda motor saat mengejar korban di jalanan sepi maupun kawasan permukiman.
Informasi yang beredar menyebutkan, setiap pelaku membawa senjata tajam jenis celurit dengan ukuran cukup besar, bahkan panjangnya disebut mencapai sekitar satu meter.
Senjata tersebut digunakan untuk mengintimidasi korban agar menyerahkan kendaraan dan barang berharga lainnya.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diduga tidak segan melakukan kekerasan terhadap korban yang mencoba melawan atau melarikan diri.
Warga menyebut kelompok begal tersebut berani melukai bahkan menghabisi nyawa korbannya demi melancarkan aksi kejahatan.
Beberapa titik yang disebut rawan antara lain kawasan Tambora, Pakojan, Kalianyar, hingga Angke.
Para pelaku biasanya bergerak pada malam hingga dini hari dengan menyasar pengendara motor yang melintas sendirian.
Kelompok pelaku disebut memiliki pola operasi berbeda-beda, ada yang bergerak di jalan raya menggunakan beberapa motor sekaligus, ada pula yang masuk ke gang-gang kecil untuk mencari sasaran.
Sebagian di antaranya bahkan diduga masih berusia remaja dan berstatus pelajar.
Maraknya aksi kriminal tersebut membuat warga semakin khawatir saat beraktivitas malam hari.
Masyarakat berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli dan penindakan tegas terhadap para pelaku begal yang dinilai sudah sangat membahayakan keselamatan warga.
Warga juga diimbau untuk lebih berhati-hati, menghindari melintas sendirian di lokasi sepi, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar (Rony)






