Jakarta-Suara Investigasi.id. Di tengah derasnya arus informasi digital, profesi wartawan dituntut semakin profesional, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menyajikan berita kepada masyarakat,disampaikan oleh Mochtar Umar,B.Sc. selaku Pemimpin Redaksi Suara Investigasi, saat di temui oleh awak Media di Gedung Dewan Pers hari Rabu lalu 13/5.
Mochtar menjelaskan bahwa, tugas seorang jurnalis bukan hanya sekadar pemburu informasi, tetapi juga penjaga kebenaran dan penyampaikan fakta yang berimbang sesuai amanat Undang-Undang Pers.
Dalam menjalankan tugasnya, wartawan wajib berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.
Hal tersebut menjadi landasan utama agar setiap pemberitaan tetap akurat, independen, dan tidak merugikan pihak lain.
Seorang wartawan profesional harus mampu mencari, mengumpulkan, mengolah, hingga menyampaikan informasi secara objektif tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Selain itu, jurnalis juga dituntut menghormati asas praduga tak bersalah, menjaga narasumber, dan menghindari penyebaran berita bohong atau fitnah.
Di era media sosial saat ini, tantangan dunia jurnalistik semakin besar.
Banyak informasi beredar tanpa verifikasi yang jelas karena itu, wartawan dituntut lebih teliti dalam melakukan konfirmasi serta cek dan ricek sebelum berita dipublikasikan kepada publik.
Pers memiliki peran penting sebagai kontrol sosial, penyampai informasi, media edukasi, hingga sarana hiburan bagi masyarakat.
Namun kebebasan pers bukan berarti bebas tanpa aturan, kebebasan tersebut harus dibarengi tanggung jawab moral dan hukum agar tidak mencederai kepercayaan publik.
Profesionalisme seorang wartawan juga tercermin dari sikap di lapangan, dan mengedepankan sopan santun, tidak melakukan intimidasi, serta menjaga nama baik profesi yang menjadi bagian penting dalam membangun citra pers yang bermartabat.
Dengan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, diharapkan insan pers Indonesia mampu menjadi wartawan yang profesional, kritis, dan terpercaya demi terciptanya informasi yang sehat dan mencerdaskan masyarakat (Red)






