Jakarta — Suara Investigasi,id. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) kembali menegaskan komitmennya dalam melanjutkan reformasi di tubuh Polri demi meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan pelayanan kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki citra institusi kepolisian sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Dalam arahannya kepada jajaran kepolisian, Kapolri menekankan pentingnya perubahan pola kerja serta peningkatan integritas anggota di seluruh tingkatan.
Reformasi internal disebut harus berjalan secara konsisten, mulai dari pelayanan publik, penegakan hukum, hingga pengawasan terhadap perilaku personel di lapangan.
Kapolri juga meminta seluruh anggota Polri untuk lebih humanis dalam menjalankan tugas serta mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Selain itu, pengawasan internal akan diperketat guna mencegah terjadinya pelanggaran disiplin maupun penyalahgunaan wewenang oleh oknum aparat.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan hal utama yang harus dijaga oleh institusi kepolisian.
Karena itu, setiap anggota diminta mampu menunjukkan sikap profesional, responsif, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan.
Program reformasi Polri sendiri mencakup berbagai aspek, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan, serta percepatan penanganan laporan masyarakat secara transparan dan akuntabel.
Masyarakat pun diharapkan ikut berperan aktif memberikan masukan dan pengawasan terhadap kinerja kepolisian agar proses reformasi dapat berjalan maksimal dan membawa perubahan positif bagi institusi Polri ke depan.(Tim)






