Sekda DKI Uus Kuswanto Disorot, Warga: Jangan Tertibkan Parkir Liar Tanpa Solusi – Suara Investigasi

 

Sekda DKI Uus Kuswanto Disorot, Warga: Jangan Tertibkan Parkir Liar Tanpa Solusi

Wednesday, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Penertiban parkir liar di Jakarta kembali menuai sorotan. Di tengah dorongan pemerintah untuk menciptakan ketertiban ruang publik, masyarakat meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak berhenti pada tindakan penertiban, tetapi juga memikirkan nasib warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas parkir.

Sorotan publik salah satunya diarahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto. Sebagai salah satu unsur penting dalam koordinasi pemerintahan daerah, Uus dinilai memiliki posisi strategis dalam mendorong kebijakan yang tidak hanya menyelesaikan persoalan ketertiban, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial bagi masyarakat.

Permintaan konfirmasi terkait persoalan tersebut telah disampaikan kepada Uus Kuswanto melalui WhatsApp. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan yang diterima.

Bagi sebagian warga, persoalannya bukan semata-mata apakah parkir tersebut legal atau ilegal. Jika memang terdapat pelanggaran, penertiban tentu harus dilakukan. Namun, pemerintah dinilai perlu memastikan bahwa masyarakat yang terdampak tidak begitu saja kehilangan sumber penghasilan.

“Jangan hanya ditertibkan. Mereka juga punya keluarga yang harus dinafkahi. Kalau memang parkir tersebut melanggar aturan, pemerintah harus memberikan jalan keluar,” ujar seorang warga.

Jangan Sampai Penertiban Melahirkan Masalah Baru

Warga menilai pemerintah perlu mengambil langkah yang lebih komprehensif sebelum melakukan penertiban secara masif.

Pendataan terhadap juru parkir, dialog dengan masyarakat, pemetaan kebutuhan parkir hingga penyediaan alternatif lokasi parkir legal dinilai dapat menjadi bagian dari solusi.

Dengan demikian, penertiban tidak sekadar memindahkan persoalan dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Masyarakat juga menilai pendekatan yang dilakukan KDM (Dedi Mulyadi) di Jawa Barat dapat menjadi salah satu bahan perbandingan. Menurut mereka, pemerintah perlu terlebih dahulu melihat kondisi masyarakat yang terdampak dan mencari jalan keluar sebelum mengambil tindakan yang berpotensi menghilangkan mata pencaharian.

“Kalau mau Jakarta tertib, silakan. Tapi jangan sampai masyarakat kecil yang menjadi korban. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” kata warga tersebut.

Publik Menunggu Sikap Pemprov DKI

Persoalan ini pada akhirnya tidak hanya menyangkut parkir liar, tetapi juga bagaimana pemerintah daerah menyeimbangkan antara penegakan aturan dan perlindungan terhadap masyarakat kecil.

Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki persoalan yang kompleks. Karena itu, kebijakan penertiban dinilai perlu dibarengi dengan pemetaan dampak sosial dan ekonomi agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Publik pun menunggu sikap Pemprov DKI Jakarta, termasuk penjelasan dari Uus Kuswanto mengenai langkah pemerintah dalam menyelesaikan persoalan parkir liar sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat yang terdampak.

Hingga berita ini diterbitkan, Uus Kuswanto belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan melalui WhatsApp.

Belum adanya tanggapan tersebut tidak dapat diartikan sebagai pengakuan ataupun pembenaran terhadap isu yang berkembang.

Yang kini ditunggu masyarakat adalah langkah konkret: apakah penertiban hanya akan menghilangkan parkir liar, atau pemerintah juga akan menghadirkan solusi bagi warga yang kehilangan mata pencaharian?. (MW) 

Berita Terkait

Camat Kec.Tambora Pangestu Aji Apresiasi Penataan Kawasan Di Kelurahan Angke
Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 03:03

Camat Kec.Tambora Pangestu Aji Apresiasi Penataan Kawasan Di Kelurahan Angke

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08