Jakarta Barat, 11 Agustus 2026 — Upaya memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak yang sempat putus sekolah terus mendapat perhatian Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.
Hal tersebut terlihat dalam kunjungan Wali Kota Jakarta Barat ke Sekolah Dasar (SD) Negeri 03 Pagi Angke Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora Jakarta barat.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari sosialisasi dan penguatan program pendidikan bagi anak yang belum menyelesaikan pendidikan formal.
Pemerintah mendorong anak-anak yang putus sekolah agar dapat kembali belajar melalui jalur Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Kadis pendidikan Agus Ramdani menjelaskan pada awak media bahwa,melalui pendidikan kesetaraan, anak-anak yang terkendala mengikuti sekolah formal dapat memperoleh kesempatan mengikuti Paket A, Paket B, maupun Paket C, sesuai dengan tingkat pendidikan yang akan ditempuh.
Program ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki anak usia sekolah tetapi karena berbagai kendala harus berhenti mengikuti pendidikan formal.
Dengan mengikuti program kesetaraan, mereka tetap dapat memperoleh pendidikan dan memiliki kesempatan melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Untuk mengikuti program tersebut, calon peserta juga perlu melengkapi sejumlah persyaratan administrasi, salah satunya keterangan dari RT dan RW setempat sebagai bagian dari proses pendataan di lingkungan tempat tinggal.
Kegiatan di SDN 03 Angke tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan, Camat Tambora, Pangestu Adji, Lurah Kel. Angke Tubagus Marasul iman, Satpol PP Kel. Angke Hendra.S.dan Kasatpol PP Kecamatan Deny serta para guru yang hadir pada saat itu.
Kehadiran sejumlah unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan anak putus sekolah.
Kepala SD Negeri 03 Kelurahan Angke, Pudji Rohati menuturkan bahwa senang sekolah yang dipimpinnya mendapat kunjungan dari Wali Kota Administrasi Jakarta Barat.
Menurut Pudji kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap sekolah sekaligus memberikan motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus mendukung program-program pendidikan yang berpihak kepada masyarakat.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, lingkungan masyarakat, serta para pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga anak-anak yang sempat berhenti sekolah tidak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan.
Acara kunjungan berlangsung secara tertib dan penuh perhatian. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan seksama hingga kegiatan selesai.
Pemerintah berharap program pendidikan melalui PKBM dan paket kesetaraan tersebut dapat menjadi jembatan bagi anak-anak putus sekolah untuk kembali mendapatkan hak pendidikan serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik (Red)






