Masjid Jami Al-Ikhlas Jembatan Besi Raya Disiapkan Jadi Pesantren Gratis, Dan Ibadah hingga Kepedulian Sosial – Suara Investigasi

 

Masjid Jami Al-Ikhlas Jembatan Besi Raya Disiapkan Jadi Pesantren Gratis, Dan Ibadah hingga Kepedulian Sosial

Wednesday, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

JAKARTA, SUARAINVESTIGASI.ID — Masjid Jami Al-Ikhlas di Jalan Jembatan Besi Raya, RT 01/RW 05, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, tak hanya menjadi tempat ibadah.

Masjid Jami yang ber lantai 2 tersebut tengah diarahkan untuk berkembang menjadi pusat pendidikan keagamaan dan kegiatan sosial bagi masyarakat.

Salah satu rencana yang tengah disiapkan oleh pengelola Gopur adalah pemanfaatan lantai dua masjid tersebut, sebagai tempat Pesantren untuk menimba ilmu keagamaan yang dapat diikuti oleh  masyarakat umum, termasuk warga yang dari luar daerah tuturnya.

Program tersebut direncanakan tidak memungut biaya bagi peserta didik atau para Santri, tutur Ketua RW 05,sekaligus pengelola kegiatan.

Gopur, mengatakan rencana tersebut diharapkan dapat membuka akses pendidikan keagamaan yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan pesantren gratis di lingkungan masjid Jami Al -Ikhlas  diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran agama, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda dan masyarakat secara berkelanjutan.

Secara fisik, Masjid Jami Al-Ikhlas memiliki bangunan dengan ukuran luas 14 meter x 24 meter dengan kapasitas kurang lebih 350 jamaah.

Lokasinya yang berada di kawasan strategis Jembatan Besi Raya Rt.01/05 membuat masjid tersebut relatif mudah dijangkau warga sekitar.

Setiap Jumat, masjid digunakan untuk pelaksanaan salat Jumat dan menjadi salah satu titik berkumpulnya masyarakat dari berbagai lingkungan di sekitar Jembatan Besi.

Aktivitas keagamaan juga terlihat pada hari-hari biasa. Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, sejumlah ibu-ibu tampak masih mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an di dalam masjid meskipun waktu telah menunjukan pukul 09,30 Wib.

Selain itu, setiap Kamis digelar majelis taklim yang diikuti sekitar 40 hingga 50 jamaah.

Kegiatan rutin tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus pembinaan keagamaan bagi warga.

Gopur mengatakan kegiatan di lingkungan masjid juga diarahkan untuk menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan.

Ia menyebut telah membantu renovasi sejumlah musala di kawasan Krendang, mulai dari lingkungan RT 04 hingga RT 05 dan wilayah RW 06.

Bantuan tersebut, menurutnya, tidak hanya dalam bentuk renovasi bangunan, tetapi juga penyediaan perlengkapan untuk kebutuhan pemulasaraan jenazah.

Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa keberadaan masjid tidak hanya diarahkan sebagai pusat kegiatan ritual keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari kepedulian sosial masyarakat di sekitarnya.

Di sisi lain, informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas telah menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah.

Dana pembangunan disebut berasal dari hasil parkir serta kontribusi para pedagang yang beraktivitas di sekitar kawasan masjid.

Namun, terkait besaran dana yang terkumpul, sumber penerimaan, maupun mekanisme pengelolaannya, masih diperlukan penjelasan resmi dari pihak pengurus Masjid Jami Al-Ikhlas.

Keterangan tersebut penting agar informasi mengenai pembangunan dan pengelolaan masjid dapat disampaikan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Terlepas dari persoalan tersebut, aktivitas keagamaan dan sosial di Masjid Jami Al-Ikhlas terus berjalan.

Rencana pemanfaatan lantai dua sebagai pesantren gratis menjadi salah satu program yang dinantikan masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan akses pendidikan keagamaan tanpa terbebani biaya.

Jika terealisasi, keberadaan pesantren tersebut berpotensi memperluas fungsi Masjid Jami Al-Ikhlas, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan umat, silaturahmi dan kegiatan sosial masyarakat Jembatan Besi (MT)

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08