Konferensi Pers Perdana Menkeu Suahasil, Di Cecer Soal Utang Proyek Whoosh Jadi Sorotan – Suara Investigasi

 

Konferensi Pers Perdana Menkeu Suahasil, Di Cecer Soal Utang Proyek Whoosh Jadi Sorotan

Monday, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menghadapi sorotan tajam terkait beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dalam konferensi pers APBN pertamanya sejak resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Pertanyaan mengenai masa depan pembiayaan proyek strategis tersebut menjadi salah satu isu yang paling banyak disorot oleh awak media.

Dalam pemaparannya, Suahasil menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta memastikan setiap kebijakan fiskal dilakukan secara hati-hati dan terukur.

Ia menyatakan seluruh keputusan yang berkaitan dengan proyek strategis nasional, termasuk Whoosh, akan mempertimbangkan aspek keberlanjutan fiskal dan stabilitas keuangan negara.

Sorotan terhadap Whoosh muncul karena proyek tersebut masih menghadapi tantangan keuangan, termasuk pembahasan terkait pengalihan kepemilikan saham mayoritas dari sejumlah BUMN kepada pemerintah.

Kementerian Keuangan mengungkapkan proses due diligence atau kajian menyeluruh masih berlangsung untuk menghitung valuasi dan dampak fiskalnya sebelum keputusan final diambil.

Pada kesempatan yang sama, Suahasil juga menegaskan target defisit APBN 2026 tetap dipertahankan pada kisaran 2,85 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), masih berada di bawah batas maksimal 3 persen yang diatur undang-undang.

Menurutnya, penguatan penerimaan negara dan efisiensi belanja menjadi kunci menjaga kesehatan fiskal nasional.

Konferensi pers tersebut menjadi penampilan perdana Suahasil sebagai Menteri Keuangan setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan dilakukan di tengah perhatian pasar terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah dan sejumlah proyek strategis yang membutuhkan dukungan pembiayaan besar.

Selain menjawab pertanyaan mengenai Whoosh, Suahasil menegaskan bahwa APBN harus tetap menjadi instrumen yang kredibel, transparan, dan mampu mendukung program prioritas pemerintah tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian fiskal.

Ia memastikan pemerintah akan terus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global yang masih berlangsung (SL)

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08