SAFARI INTEGRITAS DI RAGUNAN, PEMPROV DKI DAN KPK TANAMKAN NILAI ANTIKORUPSI SEJAK DINI – Suara Investigasi

 

SAFARI INTEGRITAS DI RAGUNAN, PEMPROV DKI DAN KPK TANAMKAN NILAI ANTIKORUPSI SEJAK DINI

Monday, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar kegiatan Safari Integritas bertajuk “Jujur Itu Petualangan, Integritas Itu Kebiasaan” di kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya antikorupsi dan menanamkan nilai kejujuran kepada generasi muda sejak usia dini.

Acara yang berlangsung di salah satu destinasi wisata favorit Jakarta tersebut diikuti oleh jajaran Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Dharma Wanita, pengelola Taman Margasatwa Ragunan, serta para pelajar dari berbagai sekolah di Jakarta.

Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma, mengatakan pemilihan Taman Margasatwa Ragunan sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan.

Menurutnya, Ragunan telah berhasil meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sekaligus Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Unit Pengelola Ragunan merupakan salah satu unit yang berhasil memperoleh dua predikat sekaligus, yakni WBK dan WBBM. Ini menjadi contoh bahwa tata kelola yang baik dapat diwujudkan melalui komitmen bersama,” ujar Dhany.

Ia menjelaskan, pencapaian tersebut diperoleh melalui penilaian terhadap berbagai aspek pelayanan dan tata kelola, termasuk upaya mencegah praktik pungutan liar, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan tidak adanya catatan negatif dari aparat penegak hukum maupun Ombudsman.

Dalam kegiatan Safari Integritas, para peserta diajak mengikuti berbagai permainan edukatif dan tantangan di sejumlah pos yang tersebar di kawasan Ragunan. Metode tersebut dirancang agar nilai-nilai integritas dapat dipahami dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini merupakan upaya untuk menumbuhkan karakter yang kuat sekaligus menjadi tameng dalam mencegah berbagai bentuk kecurangan atau fraud di masa depan,” kata Dhany.

Pada kesempatan itu, peserta juga diperkenalkan dengan sembilan nilai integritas yang diusung KPK melalui metode mudah diingat bertajuk “Jumat Bersepeda Kaka”, yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, kerja keras, dan adil.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Kunto Ariawan, menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga melalui pendidikan dan pencegahan.

Menurutnya, langkah pencegahan dilakukan dengan memperbaiki sistem dan pelayanan publik agar peluang terjadinya korupsi semakin kecil.

“Pemerintah DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki sistem pelayanan publik sehingga kesempatan terjadinya korupsi dapat ditekan,” ujarnya.

Kunto menambahkan, perilaku koruptif umumnya berawal dari kebiasaan kecil yang tidak jujur. Karena itu, pembentukan karakter dan penanaman nilai integritas sejak dini menjadi sangat penting.

“Tidak ada seseorang yang tiba-tiba melakukan korupsi tanpa diawali kebiasaan-kebiasaan kecil yang tidak baik, seperti berbohong atau tidak jujur.

Karena itu, nilai-nilai yang ditanamkan sejak muda harus terus dijaga hingga mereka dewasa dan memegang tanggung jawab yang lebih besar,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, mengingatkan bahwa integritas tidak hanya berkaitan dengan urusan pemerintahan, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari masyarakat.

Ia mencontohkan berbagai tindakan yang sering dianggap sepele namun mencerminkan kecurangan, seperti parkir liar di trotoar, merusak atau mengambil fasilitas umum, hingga berbuat curang dalam pertandingan olahraga.

“Korupsi pada dasarnya berawal dari perilaku curang. Karena itu, sejak dini anak-anak harus memahami bahwa kecurangan dalam bentuk apa pun adalah tindakan yang tidak baik dan harus dihindari,” kata Chico.

Melalui kegiatan Safari Integritas ini, Pemprov DKI Jakarta dan KPK berharap budaya jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dapat semakin tertanam di kalangan generasi muda sehingga menjadi fondasi dalam menciptakan masyarakat yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi di masa mendatang. (Kipray)

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08