WARGA POTONG PIPA PDAM SAAT KEBAKARAN DI TARAKAN, DIREKTUR: KESELAMATAN JIWA LEBIH UTAMA – Suara Investigasi

 

WARGA POTONG PIPA PDAM SAAT KEBAKARAN DI TARAKAN, DIREKTUR: KESELAMATAN JIWA LEBIH UTAMA

Saturday, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

TARAKAN, Suara Investigasi.id – Aksi sejumlah warga yang memotong pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan RT 16, perbatasan Kelurahan Selumit Pantai dan Karang Rejo, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, warga terlihat bergotong royong memanfaatkan aliran air dari pipa yang dipotong untuk membantu memadamkan kobaran api yang melanda permukiman pada Jumat (18/9/2026).

Menanggapi peristiwa tersebut, Direktur PDAM Tarakan, Iwan Setiawan, menyatakan pihaknya tidak mempermasalahkan tindakan warga yang dilakukan dalam kondisi darurat.

Menurutnya, keselamatan masyarakat dan upaya penyelamatan dari ancaman kebakaran jauh lebih penting dibandingkan kerusakan fasilitas yang dapat diperbaiki kembali.

“Dalam situasi darurat seperti kebakaran, keselamatan jiwa dan upaya penyelamatan menjadi prioritas utama.

Kerusakan pipa bisa diperbaiki, tetapi keselamatan warga adalah yang paling penting,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, tindakan warga tersebut dilakukan karena kebutuhan mendesak untuk memperoleh sumber air guna menahan laju api agar tidak semakin meluas ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa kebakaran itu sempat menimbulkan kepanikan warga setempat.

Selain menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran, masyarakat berinisiatif melakukan penanganan awal dengan peralatan seadanya, termasuk memanfaatkan pasokan air dari jaringan PDAM.

Pihak PDAM Tarakan juga memastikan akan segera melakukan perbaikan terhadap pipa yang mengalami kerusakan akibat dipotong saat proses pemadaman berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan agar distribusi air bersih kepada pelanggan dapat kembali normal.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Petugas terus melakukan pendataan terhadap dampak kejadian, termasuk jumlah bangunan yang terdampak dan kerugian yang ditimbulkan.

Peristiwa ini mendapat beragam respons dari masyarakat di media sosial.

Banyak warganet menilai tindakan warga merupakan bentuk solidaritas dan respons cepat dalam menghadapi keadaan darurat, meski harus mengorbankan fasilitas umum demi mencegah kebakaran meluas (N)

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08