BANJARMASIN – Sebanyak 22 korban selamat dari insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 akhirnya tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa (15/9/2026), setelah melalui proses evakuasi yang cukup panjang di tengah kondisi cuaca dan gelombang laut yang kurang bersahabat.
Para korban sebelumnya berhasil diselamatkan oleh KM Cahaya Bahari Jaya yang berada di sekitar lokasi kejadian di perairan Laut Jawa.
Setelah dievakuasi dari laut, mereka sempat berada di atas kapal tersebut sambil menunggu proses pemindahan ke sarana transportasi yang lebih aman menuju daratan.
Proses pemulangan korban tidak berjalan mudah. Tingginya gelombang dan kondisi perairan yang tidak stabil menyebabkan perjalanan menuju Banjarmasin mengalami keterlambatan.
Tim penyelamat kemudian melakukan pemindahan korban secara bertahap menggunakan kapal berukuran kecil menuju KRI Nala yang telah disiagakan untuk membantu operasi kemanusiaan tersebut.
Setelah seluruh korban berada di KRI Nala, perjalanan dilanjutkan menuju Banjarmasin.
Namun, kapal perang milik TNI AL itu tidak dapat langsung merapat ke dermaga Pelabuhan Trisakti karena ukuran kapal yang besar, sehingga diperlukan proses lanjutan untuk membawa para korban hingga tiba dengan selamat di daratan.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap penumpang lainnya masih terus berlangsung.
Hingga saat ini, sebanyak 129 penumpang KM Virgo Transport 8 masih belum ditemukan.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, serta berbagai unsur terkait terus menyisir area perairan di sekitar lokasi kecelakaan guna menemukan korban yang masih hilang.
Pemerintah dan tim penyelamat mengimbau keluarga korban untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh posko pencarian dan penyelamatan.
Operasi SAR akan terus dilakukan secara maksimal dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan (US)






