PONTIANAK – Sejumlah elemen masyarakat dan tokoh di Kalimantan Barat menyatakan penolakan terhadap keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) GRIB Jaya di wilayah tersebut.
Penolakan itu didasari kekhawatiran bahwa kehadiran ormas tersebut dapat memicu gesekan sosial dan mengganggu stabilitas keamanan yang selama ini terjaga di Kalimantan Barat.
Berbagai kelompok masyarakat menegaskan bahwa Kalimantan Barat memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya yang harus terus dijaga melalui semangat persatuan serta toleransi.
Karena itu, mereka menilai setiap organisasi yang hadir di daerah harus mampu menghormati nilai-nilai kearifan lokal dan tidak menimbulkan potensi konflik di tengah masyarakat.
Penolakan terhadap GRIB Jaya sebelumnya juga pernah disuarakan oleh sejumlah tokoh daerah di Kalimantan Barat.
Mereka menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas organisasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun menimbulkan keresahan di masyarakat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga situasi yang aman dan kondusif.
Mereka juga mengajak seluruh warga untuk mengedepankan dialog, persaudaraan, dan semangat kebangsaan demi menjaga keharmonisan kehidupan sosial di Bumi Khatulistiwa (MT)






