Penetapan Desil Dinilai Tidak Tepat, Warga Minta Pemerintah Perbarui Data Kemiskinan – Suara Investigasi

 

Penetapan Desil Dinilai Tidak Tepat, Warga Minta Pemerintah Perbarui Data Kemiskinan

Wednesday, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

JAKARTA – Sejumlah warga mengeluhkan sistem penetapan desil yang digunakan pemerintah dalam menentukan kategori kesejahteraan masyarakat.

Mereka menilai data yang menjadi dasar penetapan desil tidak lagi sesuai dengan kondisi ekonomi yang saat ini mereka alami.

Keluhan tersebut muncul karena masih adanya pencatatan aset atau barang yang sebenarnya sudah lama tidak dimiliki.

Beberapa warga mengaku kepemilikan sepeda motor yang telah dijual bertahun-tahun lalu masih tercatat sebagai aset.

Begitu pula dengan barang rumah tangga seperti kulkas, televisi, hingga perhiasan yang telah dijual demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya pendidikan anak.

Menurut warga, data yang digunakan dalam penentuan desil diduga berasal dari pendataan beberapa tahun lalu sehingga tidak menggambarkan kondisi ekonomi terkini.

Akibatnya, sejumlah keluarga yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi masih dianggap berada dalam kategori mampu.

“Dulu mungkin kondisi ekonomi keluarga masih cukup baik, tetapi sekarang sudah jauh berbeda.

Banyak aset yang sudah dijual untuk bertahan hidup, namun masih tercatat sebagai kekayaan,” ujar salah seorang warga.

Warga berharap pemerintah melakukan pembaruan data secara berkala dan lebih akurat dengan melibatkan verifikasi langsung di lapangan.

Dengan demikian, kondisi riil masyarakat dapat tergambar dengan baik dan bantuan sosial maupun program pemerintah dapat tepat sasaran.

Masyarakat juga menilai perubahan kondisi ekonomi seseorang bisa terjadi dalam waktu singkat akibat kehilangan pekerjaan, usaha yang menurun, atau meningkatnya kebutuhan keluarga.

Karena itu, data lama dinilai tidak bisa sepenuhnya dijadikan acuan untuk menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat saat ini.

Mereka berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat melakukan evaluasi terhadap mekanisme pendataan dan penetapan desil agar tidak menimbulkan ketidakadilan bagi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Dengan pembaruan data yang lebih akurat, program perlindungan sosial diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang saat ini hidup dalam kondisi rentan dan miskin. (MT)

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08