BEKASI – Aksi pembegalan sadis menimpa seorang pria berinisial BE (55) saat hendak berangkat kerja di kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Korban menjadi sasaran tiga pelaku yang menyerangnya dengan senjata tajam hingga mengalami sejumlah luka bacok.
Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua dari tiga pelaku yang terlibat dalam aksi kriminal tersebut. Kedua tersangka berinisial M.RR dan M.M diamankan di lokasi berbeda di wilayah Tarumajaya pada Rabu (19/8/2026).
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Resa Fiardy Marasabessy membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.
Peristiwa pembegalan terjadi di Jalan Raya Kampung Pasar Bojong Lama, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor menuju tempat kerjanya di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Dalam perjalanan, korban dibuntuti oleh tiga pria yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor.
Para pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan menendang sepeda motor korban dari belakang. Korban sempat berusaha melarikan diri dengan mempercepat laju kendaraannya, namun para pelaku terus mengejar dan kembali menendangnya hingga terjatuh ke jalan.
Setelah korban terjatuh, komplotan pelaku langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Korban mengalami luka bacok pada bagian lengan kanan, lengan kiri, serta punggung akibat serangan brutal tersebut.
Usai melukai korban, para pelaku membawa kabur sepeda motor Honda PCX milik korban. Selain kendaraan, pelaku juga mengambil STNK asli, kartu identitas, serta uang tunai sekitar Rp2 juta yang berada di dalam tas pinggang korban.
Korban yang terluka kemudian mendapat pertolongan dari warga sekitar dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Hospital Tarumajaya untuk mendapatkan perawatan medis.
Polda Metro Jaya masih terus memburu satu pelaku lainnya yang belum tertangkap serta mendalami peran masing-masing tersangka dalam aksi pembegalan yang meresahkan masyarakat tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada dini hari di lokasi yang minim penerangan dan sepi kendaraan.






