Camat Tambora Pangestu Aji Klaim Penanganan Parkir Liar, PKL hingga Saluran Mampet Terus Dikebut – Suara Investigasi

 

Camat Tambora Pangestu Aji Klaim Penanganan Parkir Liar, PKL hingga Saluran Mampet Terus Dikebut

Tuesday, 11 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16909344

Oplus_16909344

 

Jakarta Barat, 11 Agustus 2026 — Beragam persoalan lingkungan masih menjadi perhatian masyarakat di wilayah Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Mulai dari parkir liar, pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan bahu jalan, hingga saluran air dan gorong-gorong yang tersumbat menjadi pemandangan yang kerap dijumpai dalam aktivitas sehari-hari.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas serta meningkatkan risiko genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Camat Tambora, Pangestu Aji , mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan penanganan secara bertahap sesuai dengan sumber daya yang tersedia.

Menurut Pangestu, tidak seluruh persoalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

Namun, pihaknya memastikan penanganan tetap dilakukan dengan mengutamakan persoalan yang dinilai mendesak dan berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Kami berusaha semaksimal mungkin dengan sumber daya yang ada untuk mengurai berbagai persoalan yang menjadi keluhan masyarakat.

Memang belum semuanya dapat terselesaikan, tetapi secara perlahan sebagian sudah bisa kita atasi,” ujar Pangestu saat dikonfirmasi awak media.

Salah satu penanganan yang telah dilakukan, kata dia, yakni terhadap saluran air yang mengalami pendangkalan akibat endapan lumpur.

Kondisi saluran yang dangkal dan dipenuhi lumpur sebelumnya dikhawatirkan menghambat aliran air, terutama saat hujan.

“Terutama saluran air yang dangkal dan penuh lumpur, itu sudah berhasil dilakukan pengerukan,” jelasnya.

Pangestu menegaskan, upaya pembenahan lingkungan akan terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur terkait.

Penanganan persoalan parkir liar, PKL yang menggunakan bahu jalan, maupun kondisi saluran air membutuhkan koordinasi dan kerja bersama agar hasilnya dapat dirasakan masyarakat.

Ia juga berharap dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Menurutnya, upaya pemerintah akan lebih efektif apabila diiringi kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga fungsi fasilitas umum.

Dengan penanganan yang dilakukan secara bertahap, Kecamatan Tambora diharapkan semakin tertib, nyaman, dan mampu meminimalkan berbagai persoalan lingkungan, termasuk potensi genangan akibat buruknya fungsi saluran air (Red)

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08