Rakyat indonesia Kenang Era Soeharto, Dinilai Hadirkan Stabilitas Ekonomi dan Percepatan Pembangunan – Suara Investigasi

 

Rakyat indonesia Kenang Era Soeharto, Dinilai Hadirkan Stabilitas Ekonomi dan Percepatan Pembangunan

Monday, 20 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta – Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dirasakan masyarakat saat ini, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok, lapangan pekerjaan yang dinilai semakin sulit, hingga maraknya kasus korupsi yang menjadi sorotan publik, sebagian masyarakat mulai mengenang masa kepemimpinan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto.

Sejumlah warga menilai bahwa pada masa Orde Baru, kondisi ekonomi dianggap lebih stabil dan pembangunan infrastruktur berjalan hingga ke berbagai pelosok daerah.

Program pembangunan yang dikenal melalui Repelita dinilai mampu mempercepat pembangunan jalan, irigasi, sekolah, puskesmas, serta meningkatkan produksi pertanian di berbagai wilayah.

Pada masa itu Indonesia juga mengalami pertumbuhan ekonomi yang kuat selama beberapa dekade, meski diwarnai berbagai tantangan.

Meski demikian, para pengamat sejarah juga mengingatkan bahwa penilaian terhadap era Soeharto tidak dapat dilepaskan dari berbagai persoalan yang terjadi saat itu, termasuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),

Pembatasan kebebasan politik, serta pelanggaran hak asasi manusia yang hingga kini masih menjadi bagian dari perdebatan publik.

Krisis ekonomi Asia pada 1997–1998 turut menjadi salah satu faktor berakhirnya pemerintahan Soeharto setelah memimpin Indonesia selama 32 tahun.

Perbandingan antara kondisi saat ini dengan masa lalu kerap muncul di tengah masyarakat sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah terus memperkuat perekonomian, memberantas korupsi, menjaga stabilitas harga, serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Pandangan masyarakat mengenai kepemimpinan setiap presiden tentu beragam.

Sebagian mengenang keberhasilan pembangunan dan stabilitas ekonomi pada masa Soeharto, sementara yang lain menyoroti berbagai persoalan demokrasi dan hak asasi manusia yang juga menjadi bagian dari sejarah Indonesia.

Oleh karena itu, penilaian terhadap setiap periode kepemimpinan perlu dilihat secara utuh berdasarkan fakta sejarah dan berbagai perspektif (Tim)

Berita Terkait

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027
Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos
2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi
Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?
Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi
Kecelakaan Beruntun di Jakarta Barat, GWM Tank Tabrak Motor dan Gerobak, Satu Orang Tewas
Galian Saluran Limbah Mangkrak, Jalan Angke Jembatan Besi Makin Sempit dan Picu Kemacetan
Pengendara Becak Tewas Setelah Ditabrak Pemotor
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:33

Pramono Anung Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung Rampung 2027

Friday, 9 October 2026 - 10:09

Operasi Besar-besaran! 700 Personel TNI-Polri Sisir Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Friday, 9 October 2026 - 09:08

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Thursday, 8 October 2026 - 09:20

Pompa Viaduct No. 1 Diperiksa, Seberapa Siap Jakut Hadapi Banjir?

Thursday, 8 October 2026 - 08:25

Sopir Taksi Ditusuk Wanita Saat Beristirahat di Pademangan, Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

2026, Atur Kemitraan dan Perlindungan Pengemudi

Friday, 9 Oct 2026 - 09:08